Umum

Acara KPU Berbarengan dengan Kampanye Capres 02, Disoroti

Ogi Ahmad Fauzi, Itu Hanya Kebetulan Saja

FORKOWAS.COM, SUMEDANG – Ketua KPU Kabupaten Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi mengatakan, pelaksanaan acara KPU Pemilu Run (jalan sehat) yang berbarengan dengan kegiatan jalan sehat yang digelar tim sukses Capres Prabowo – Sandiaga Uno, pada Minggu (7/4/2019), hanya kebetulan saja.

Menurutnya, acara kampanye Paslon dilakukan di tempat berbeda yakni di sekitar Taman Endog.

Sedangkan acara yang digelarnya itu berlokasi di Alun-alun Sumedang.

“Kalau  pasangan calon 02 itu di Taman Endog sampai Pacuan Kuda, sedangkan kita di Alun-alun Sumedang, Budi Asih-Kebonkol – Alfamart Kebonkol-BNI 46 – kembali ke Alun-alun,” katanya, Jumat (5/4).

Untuk menghindari terjadinya   gesekan antara peserta jalan sehat KPU dengan peserta 02, kata Ogi, sejumlah personil kepolisian dan Dinas Perhubungan akan melakukan sterilisasi di lokasi tertentu.

“Sebetulnya ijin yang kita ajukan untuk peminjaman Alun-alun telah jauh-jauh hari, termasuk program ini juga sudah lama diajukan, karena ini program nasional,” terangnya.

Sedangkan konsep acara
yang kebetulan sama seperti yang diselenggarakan kubu 02, jelas diluar dugaan.

“Ada pasangan calon yang menggunakan metode yang sama, kita tidak tahu,” jelasnya.

Ogi menjelaskan, acara KPU Pemilu Run merupakan puncak Gebyar Sosialisasi Akbar, yang diselenggarakan serentak secara nasional, untuk menyampaikan pesan-pesan tentang Pemilu kepada masyarakat.

“Acara akan diisi oleh dua acara untuk menghibur sekaligus mengingatkan kepada masyarakat tentang waktu Pemilu 2019 yang akan diselenggarakan pada 17 April 2019 mendatang,” ungkapnya.

Dua acara itu, lanjut dia, Konser Musik Pemilu pada hari Sabtu (6/4) dan KPU RUN pada hari Minggu (7/4) di Alun-alun Sumedang.

Dengan konser musik, dia berharap bisa menyasar segmen pemilih muda milenial atau pemilih pemula.
“Konser musik  bukan konser untuk menghibur saja, karena di sela-sela penampilan musik, MC akan menyampaikan  pesan – pesan Pemilu.

Mulai dari jenis-jenis logistik pemilu seperti surat suara, bilik suara hingga teknis pencoblosan.

“Yang jelas, kita ingin menyampaikan pentingnya partisipasi masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya pada saat Pemilu,” ucapnya.

Dengan target, jangan sampai masyarakat punya kecenderungan untuk golput.

Terpisah, Ketua Pusat Pengkajian dan Pengembangan Masyarakat Lokal (P3ML) Kabupaten Sumedang, Nandang Suherman mengatakan, momentum acara yang berbarengan itu dinilai kurang elok.

Seperti tidak ada koordinasi yang mulus, antara KPU dengan peserta Pemilu atau tim sukses Pasangan Capres.

“Saya kurang tahu, maksuda KPU dengan acara yang berbarengan seperti itu, apakah sekedar kealfaan atau karena soal teknis,” sebutnya.

Yang jelas, kata dia,  sungguh disayangkan, jika KPU tidak mengetahui agenda atau jadwal Kampanye terbuka, dengan Lokasi yang sudah ditetapkan.

“Kan mereka (KPU) sendiri yang membuat penetapan lokasi dan jadwal kampanye?,” tandasnya.

Namun, lanjut Nandang, jika sampai ada unsur ksengajaan dan ini perlu penyelidikan lebih lanjut.

“Jangan-jangan KPU Sumedang diduga sudah ada keberpihakan kepada pasangan kandidat tertentu. Pasti pernyataan saya ini dibantah, kecuali kalau KPU meralat kegiatan tersebut dan berganti waktu,” tukasnya. (F2)*

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close