Umum

48 Dokter Muda PKM UKI Teliti Stunting di Sumedang

FORKOWAS.COM, DINKES —  Sebanyak 48 dokter muda dari Departemen Ilmu Kesehatan Masyatakat (IKM), UKI Jakarta,  
kembali melakukan penelitian masalah stunting di Sumedang.
Mereka disebar di 10 desa Lokus Stunting, antara lain ,Desa Margamukti, Kecamatan Sumedang Selatan, Desa Kebonkalapa, Kecamatan Cisarua, Desa Cimarga, Kecamatan Cisitilu, Desa Malaka, Kecamatan Situraja, Desa Narimbang Kecamatan Conggeang, Desa Cijeruk, Kecamatan Pamulihan, Desa Mekarsari, Kecamatan Sukasari, Desa Cilembu, Desa Mekarbakti, Kecamatan Pamulihan dan Desa Sukahayu, Kecamatan Rancakalong.
“Untuk penelitian ini, kami lebih fokus pada reposisi Pos Yandu, sebagai akses kesehatan utama di desa,” kata Humas Pengabdian Keoada Masyarakat (PKM) UKI Jakarta,  M.Ryan Adiputra pada Reporter Sumedang Ekspres, usai pembukaan PKM di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Senin (1/4).
Kata dia, Pos yandu sebagai ujung tombak kesehatan masyarakat, dinilai memiliki peranan sangat penting.
Sehingga kinerja para kadernya harus lebih terarah,  terutama dalam mengatasi masalah stunting.
“Didalamnya,  kita akan memberikan pengetahuan, fokus kinerja dan bagaimana bisa mengetahui berbagai hal yang berkaitan dengan stunting,” ujarnya.
Dia menjelaskan, pada reposisi Pos Yandu, timnya akan memberikan pelatihan pengukuran fisik bayi atau antropometri terhadap para kader Pos Yandu. 
“Antropometri merupakan langkan penting dalam mendeteksi stunting,” sebutnya.
Karena dengan menggunakan metode itu, pihaknya akan mendeteksi stunting dengan cara mengukur tinggi badan,  lingkar lengan atas dan lingkar kepala bayi.
“Kami berharap, pelaksanaan PKM ini dapat berkontribusi positif, pada kesehatan masyarakat di Sumedang. Sekaligus bisa mengatasi stunting secara nasional,” ujarnya. (nur)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close