Bewara Jabar

Kader Posyandu, Ikuti Sosialisasi Sistem Informasi Pelayanan Posyandu (bunda texttalk)

FORKOWAS.COM, PAMULIHAN – Puluhan kader Posyandu se-Desa Citali mengikuti kegiatan sosialisasi sistem informasi pelayanan Posyandu (bunda texttalk) yang di laksanakan di aula
Desa Citali Kecamatan Pamulihan belum lama ini.

Kepala seksi pengembangan kelembagaan dinas PMD Prama Prameswara mengatakan, bunda text talk ini sebagai inovasi proyek perubahan untuk mendukung salah satu target Pemda Sumedang dalam menurunkan angka stunting.

“Targetny bisa terimplementasi di seluruh Posyandu yang ada di Sumedang dengan jumlah posyandu keseluruhan berjumlah 1645,” ucapnya.

Ia menambahkan, Bunda TexTalk merupakan sistem perangkat lunak berbasis SMS gateway yang memberikan layanan informasi kesehatan ibu dan anak melalui telepon seluler.

“Konsep pendekatan program Bunda TexTalk lebih menekankan pada pemberdayaan masyarakat berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) berbasis seluler,” katanya.

Dikatakan, komponen dukungan dan kegiatan yang difasilitasi Perkumpulan Inisiatif, diantaranya berupa dukungan perangkat keras (PC Komputer, Modem), perangkat lunak (SMS Gateway) serta peningkatan kapasitas bagi pengelola yang sebagian besar adalah kaum perempuan.

Pengelolaan di tingkat desa, kata ia, merupakan bentuk kolaborasi antara bidan desa dan kader kesehatan yang melakukan kegiatan pendataan awal, pengoperasian komputer, pembuatan pesan singkat yang dikemas dalam bahasa keseharian mereka, pengaturan waktu pengiriman pesan sampai tindak lanjut penanganan keluhan dan kunjungan rumah.

“Sedangkan, bidan desa membuka konsultasi dua arah yang ditujukan bagi ibu hamil dan juga para suaminya, untuk menjawab beberapa pertanyaan, keluhan dan nasihat,” ujarnya.

Dengan kata lain, semua pengoperasian Bunda TexTalk sepenuhnya berada di tangan pengelola, sehingga tidak diatur terpusat, entah itu puskesmas ataupun Dinas Kesehatan, melainkan dikelola secara mandiri oleh para pengelola untuk para perempuan di desanya.

Dari praktik yang berjalan, terdapat peningkatan pengetahuan para ibu hamil dan suaminya, dan peningkatan keterampilan dan mendorong melek teknologi bagi para pengelola Bunda TexTalk. 

“Oleh karenanya, para perempuan mendorong adanya keberlanjutan layanan informasi tersebut,” ungkapnya. (Devi)*

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close