Umum

Stop BABS, 6 Desa di Jatinangor Belum ODF

JATINANGOR, FORKOWAS.COM – Pertemuan Percepatan Open Defication Free (ODF) Puskesmas Kecamatan Jatinangor dengan bantuan Bantuan oprasional Kesehatan (BOK).

Kepala Puskesmas Jatinangor drg. Amie Fitriah.M.I.Kes, mengatakan dari hasil analisa permasalahan desa binaan Puskesmas Kecamatan Jatinangor untuk Stop Buang Air Besar Sembarang (BABS) itu istilah dari ODF.

“Dari 12 Desa dibagi dua dengan Puskesmas Cisempur kami Puskesmas Jatinangor mendapatkan bagian membina Tujuh Desa,” ucapnya kepada Forkowas.com. 31 Juli 2019.

Ia menuturkan dari 7 desa baru satu desa yang sudah ODF yaitu Cileles.

Adapun yang lainnya yaitu Desa Cilayung, Hegarmanah, Cikeruh,  Sayang, Cibeusi dan Cipacing itu belum masuk katagori ODF.

“Kenapa beberapa Desa belum masuk ODF, karena rumah warga terlalu berdekatan maka akan kesulitan untuk membuat jamban sehat dengan septi tank karena lahan yang tidak ada,” ucapnya.

Menurutnya, kondisi ini sangat memprihatinkan sehingga dari hasil analisa dan identifikasi masalah secepatnya mengadakan pertemuan.

“Bagaimana percepatan Stop BABS ini dapat terealisasi,” katanya.

Ia pun berharap, Desa dapat bekerja sama membantu program untuk membangun ipal komunal karena anggaran tersebut tidak bisa disuport sama puskesmas.

“Kami hanya membangun motifasi melalui lintas sektor. Karena kita tau Bupati Kabupaten Sumedang menargetkan Tahun 2020 masyarakat Sumedang bebas Stop BABS,” katanya. (Syarif)*

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close