Umum

Swadaya Murni, Anggota Dewan Bersama Warga Bangun Tanggul Sungai Cikeruh

BANDUNG, FORKOWAS.COM –
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H.M. Dadang Supriatna bersama sejumlah tokoh masyarakat, pemuda dan pemerintah setempat melakukan langkah nyata dan cepat, Kamis (3/10/2019).

Pada Kamis pagi ini, mulai melaksanakan pengerjaan pembuatan tanggul di bantaran Sungai Cikeruh yang masuk kawasan Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang dan Desa Sukamanah Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung.

“Pembuatan tanggul di sekitar Sungai Cikeruh dalam rangka  meminimalisir ancaman banjir ke lingkungan permukiman penduduk manakala memasuki musim hujan mendatang,” kata Dadang kepada wartawan di lokasi pengerjaan tanggul Sungai Cikeruh, Kamis pagi.

Dadang mengatakan, pembuatan tanggul Sungai Cikeruh itu sebagai bentuk karya nyata dirinya dalam upaya mewujudkan

“Sabilulungan Ngawangun Kabupaten Bandung”.

“Pembuatan tanggul ini merupakan swadaya murni bersama warga sekitar di sepanjang Sungai Cikeruh Desa Tegalluar dan Desa Sukamanah. Mengingat mereka setiap musim hujan kerap menjadi korban banjir luapan Sungai Cikeruh,” katanya.

Untuk diketahui, kata Kang DS, panggilan akrab H.M. Dadang Supriatna, pada musim hujan lalu, permukiman penduduk di Desa Tegalluar mayoritas terendam banjir. Yaitu mencapai ribuan kepala keluarga yang terdampak banjir.

Begitu juga dengan masyarakat Desa Sukamanah, juga terdampak banjir luapan Sungai Cikeruh dan Sungai Citarum.

“Mumpung masih musim kemarau, saat ini kita kerja bhakti membuat tanggul Sungai Cikeruh dengan menggunakan alat berat backhoe,” katanya.

Menurutnya, penyebab meluapnya Sungai Cikeruh itu, selain penampang sungainya dangkal, juga debit air yang mengalir di sungai tersebut tak sesuai dengan kedalaman air sungai tersebut.

“Akibatnya, disaat memasuki musim hujan, air Sungai Cikeruh mudah meluap dan menggenangi ribuan permukiman warga di dua desa tersebut. Saya sebagai warga korban banjir, juga turut prihatin, yang semula rumah saya tak kebanjiran, pada musim hujan lalu turut merasakan menjadi korban banjir,” katanya. ***

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close