Bewara Jabar

Yuli Handaka : Kabar Dugaan Kasus Asusila di Mekargalih, Belum Jelas Kebenarannya

Yuli, Membantah Sebelumnya Diwawancara Awak Media Soal Mekargalih

JATINANGOR, FORKOWAS.COM – Minggu 5  Oktober 2019, terkait adanya kasus dugaan tindakan asusila di Desa Mekargalih Kecamatan Jatinangor,  Penjabat Kepala Desa Mekargalih Kecamatan Jatinangor, Yuli Handaka angkat bicara.

“Sebelumnya beredar luas pemberitaan melalui salah satu media online mengenai kasus tersebut. Isi dalam berita tersebut ada pernyataan saya, tapi tidak pernah merasa diwawancarai. Itu, cuma ngobrol biasa melalui telepon, bukan wawancara, saya tidak berpikir kalau lagi diwawancara. Idealnya bilang dulu akan wawancara,” ucapnya.

Yuli menyebutkan, bahwa memberikan klasifikasi terkait dengan keterangan tentang peristiwa yang terjadi di RT 4 RW 13 kemarin malam Kamis 3 Oktober 2019.

“Dan adanya ancaman seseorang terhadap  sodara Ustad L dan  selanjutnya berdampak dan Ustad L sementara harus meninggalkan rumah,” ungkapnya.

Yuli menegaskan bahwa bahwa masalah tersebut masih simpang siur.

Terkait dengan dugaan Ustad L melakukan asusila seperti yang dimuat oleh salah satu media online perlu pembuktian dan penelusuran lebih lanjut.

“Saya merasa dalam mewawancarai media tersebut kadang seperti intimidasi, hanya mendengar info dari mulut kemulut saja langsung jadi berita, Seharusnya ada kroscek lapangan dulu untuk memastikan kabar yang beredar ini,” katanya.

Padahal, kata ia, pihaknya mengenal kenal, dengan wartawan tersebut setidaknya konfirmasi dulu yang baik dan benar.

“Kalau berita kan, perlu satu penegasan dari sumber yang diwawancara. Sehingga  kami salah mengintervensi sebagaiman berita media online itu, yang dimuat tgl 4 Oktober 2019 seolah – olah berita tersebut pasti kebenarannya,” tuturnya.

Pihaknya bertanggung jawab untuk meluruskan bahwa hal tersebut perlu dikaji dan diteliti lebih lanjut.

“Oleh karena itu secara pribadi saya mohon maaf kepada warga masyarakat Mekargalih khususnya kepada Ustad L,” ujarnya.

Selanjutnya kami menghimbau kepada masyarakat Mekargalih untuk menahan diri dan bersabar.

“Mungkin ini ujian dari Allah supaya kami lebih berhati-hati mudah-mudahan Allah SWT mengampuni kesalahan kami atas segala khilaf dan salah Semoga Allah SWT turunkan rahmat dan keberkahan untuk kita semua amiin,” pungkasnya. (Syarif)*

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close