Umum

Panitia Lomba Karya Jurnalistik, Diprotes


SUMEDANG, FORKOWAS.COM – Lomba karya jurnalistik program Sumedang Simpati, realisasinya dinilai sebagian peserta tak jelas.

Karena, sesuai surat edaran dari Humas dan Protokol Setda Kab. Sumedang, bahwa kategori lomba itu dibagi dua bagian.

Yakni, kategori media online dan cetak termasuk di dalamnya untuk media televisi.
Realisasinya, pada saat pengumuman pemenang di Yogyakarta, semua peserta heran dan aneh.

Karena secara tiba-tiba ada pengumuman kategori lomba yang tak tercantum sesuai edaran awal.

Berkaca dari realisasi itu, sontak membuat sebagian peserta merasa heran dan kaget.

Termasuk, mempertanyakan soal adanya kategori lomba yang tak dikemas sedari awal itu.

“Itu benar, tapi buat saya.bukan mempersoalkan siapa pemenang dalam lomba tersebut. Semua peserta itu, teman dan kawan di lapangan. Namun, dengan adanya kategori lomba yang tak sesuai komitmen awal dari panitia, itu membuat saya heran saja,” kata salah seorang peserta, Asnur.

Ia berharap agar panitia pelaksana profesional serta konsisten termasuk adil dalam menentukan kategori lomba.

“Jika ke depan masih seperti ini, dipastikan capaian upaya kehumasan menjadi lebih profesional pun akan sulit terwujud,” ujarnya.

Ketika dihubungi wartawan, Ketua Pokja Setda Pemkab Sumedang Ade Hadeli melalui Sekjen, Aziz Abdullah mengaku kurang memahami masalah lomba atau pun kegiatan program kehumasan tersebut.

“Jujur saja, saya sebelumnya tak pernah mengikuti pertemuan membahas soal itu. Silahkan saja hubungi humas serta panitia lomba. Saya tak ikut ke Yogyakarta karena ada acara keluarga,” ujar Azis Abdullah.

Mengutip pernyataan ketua pokja, Ade Hadeli, Azis mengatakan jika ketua pun mengaku heran soal adanya kategori lomba dan peserta yang bersifat dadakan itu.

Bahkan, kata Aziz, ketua pun bingung soal usulan kriteria peserta baru yang semula disepakati hanya bagi anggota pokja saja.

“Semoga ada solusi terbaik agar persoalan ini tak meluas dan bisa tersesaikan,” kata Azis.

Sementara, panitia pelaksana lomba, Tatang Sobana belum membalas pesan singkat melalui WhatsApp ketika dikonfirmasi wartawan terkait masalah itu.

Namun, dalam sambutan sebelumnya, Tatang Sobana mengaku telah mengawal kegiatan itu sesuai dengan apa yang diintruksikan.

Pada kesempatan malam itu pun dia menyebutkan ada empat kritera yang masuk, yang dinilai.

“Mudah-mudahan apa yang kami sampaikan menjadi sebuah amanah,” ujarnya saat memberikan sambutan. (F)***

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close