Bewara Jabar

Tekan Stunting, Pemerintah Kec. Cimanggung Gelorakan Program REMPEG

JATINANGOR, FORKOWAS.COM – Rabu 16 Oktobet 2019, Pemerintah Kecamatan Cimanggung menggelar program “REMPEG” Remaja Peduli Gizi.

Juga,  ada “CERDIK” Cek Kesehatan Enyahkan Asap Rokok, Rajin Aktivitas Sehari-hari dan Diet Seimbang serta Istarahat yang cmCukup Kelola Stres yang Baik.

Menurut Camat Cinanggung  Drs.  H.  Herry Hardjadinata melalui Sekcam Juni Sujatnika, kegiatan penangan Stunting ini bermula dari rakor penanganan stunting di Kabupaten Sumedang.

Dikatakan, Sekda Kabupaten Sumedang Herman Suryatman, dalam sebuah kesempatan menyampaikan bahwa
setiap kecamatan harus menciptakan penanganan stunting yang inovatif.

Dengan hal tersebut di atas Kec. Cimanggung langsung bergerak selangkah lebih maju yakni dengan, loka karya per tri wulan di Puskesmas Desa Sawah Dadap di bahas tentang hal tersebut.

“Hasilnya, pada pada rapat mingguan di Desa Pasir Nanjung tercetus nama “REMPEG” yakni Remaja Peduli Gizi, dan sebagai motor penggeraknya UPTD Puskesmas Kecamatan Cimanggung,” ujarnya.

Konsep tersebut, sosialisasinya melibatkan para remaja SMP dan SMK sebanyak mungkin untuk mencegah STUNTING sejak dini.

“Kami gebyarkan program Rempeg dengan sistem organisasi yakni di ketuai oleh ketua Karang Taruna Kecamatan Cimanggung, dan anggotanya semuanya remaja,” ucapnya.

Ia mengatakan,  untuk kegiatan pertamanya adalah melakukan (SMD) Survei Mawas Diri, Sekar (Skrining Kek Anemia Remaja)  da Kek itu adalah Kurang Enerzi Kronik, jadi teknis kegiatanya adalah melaksanakan kegiatan pemeriksaan SMD di sekolah tingkat SMP dan SMA.

Ia menuturkan, ada sekitar 12 sekolah yakni SMP dan SMA, yang menjadi sasaran kami yang terutama  remaja putri.

“Kita periksa semua dan nantinya ada pendataan melalui HP masing masing dengan menggunakan Google Form masing masing siswi,” ujarnya.

Dan yang paling penting dengan adanya program Rempeg ini, dapat menyadarkan anak remaja sejak dini para siswa siswi dapat memahaminya.

“Ketika kami terus menerus mengadakan kegiatan loka karya ini adalah pertolongan pekerjaan sosial, dan setidaknya para remaja itu  bisa menolong dirinya sendiri. Dan juga bisa menolong orang lain,” tandas Juni.

Ia menuturkan, kami berharap gencarnya program ini di publikasikan oleh pemerintah agar para generasi muda dapat menyadari kebutuhan mereka tentang kesehatanya. (Syarif)*

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close