Umum

KPPI Kabupaten Bandung Jenguk Penderita Meningitis di RSUD Majalaya

BANDUNG, FORKOWAS.COM.-
Sejumlah perwakilan dari Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Bandung melaksanakan kegiatan sosial, dalam upaya mewujudkan kepedulian sosial  terhadap sesama manusia yang sedang sakit, Jumat (18/10/2019).

Perwakilan KPPI Kabupaten Bandung, yakni Hj. Rina Nurjanah dari Partai Golkar dan Elis Trisnawati dari Partai Gerindra.

Pantauan wartawan, perwakilan KPPI Kabupaten Bandung itu terlihat menengok pelajar yang sedang terbaring sakit karena menderita meningitis dan paru-paru.

Pasien tersebut yang diketahui bernama Rizki Fauzi Ismail, mahasiswa Universitas Padjadjaran tingkat akhir sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majalaya, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung. KOMD

“Berdasarkan informasi, Rizki Fauzi Ismail menderita sakit semenjak akhir Agustus lalu. Semoga Rizki cepat sembuh dan kami dari KPPI dengan cara datang menengok ke rumah sakit ini, semoga Rizki cepat pulih seperti biasanya,” kata Hj. Rina Nurjanah kepada wartawan di sela-sela melaksanakan kegiatan sosial terhadap warga yang sakit dan dirawat di RSUD Majalaya, Jumat.

Rina maupun Elis mengaku kasihan melihat Rizki yang terbaring sakit tersebut. Apalagi pasien tersebut dalam kondisi sakit, imbuh Rina, sudah tidak memiliki orang tua lagi.

Sementara Rizki yang sedang terbaring dan tak berdaya itu masih membutuhkan perhatian keluarga maupun pihak lain.

“Kedua orang tuanya sudah meninggal dunia. Meski demikian, Rizki semoga lekas sembuh dan tetap semangat dalam hidupnya,” katanya.

Ia berharap dengan adanya kegiatan sosial dari perwakilan KPPI Kabupaten Bandung ini, dapat menguatkan mental Rizki yang sedang sakit.

 “Kami berharap, Rizki kembali sehat supaya bisa segera menyelesaikan kualiah atau pendidikannya,” harapnya.

KPPI pun berusaha untuk memberikan penguatan mental dan semangat kepada Rizki yang sedang terbaring di rumah sakit tersebut. “Semoga ada jalan terbaik, Rizki kembali sembuh,” katanya.

Menurutnya, dengan ditinggal kedua orang tuanya, tentunya Rizki harus kerja keras dalam menyelesaikan pendidikannya. Mungkin yang dialami Rizki ini, tidak dialami oleh orang lain.

“Karena itu, kami terus memberikan semangat supaya Rizki cepat sembuh dan kembali beraktifitas seperti biasa. Apalagi, Rizki masih kuliah tingkat akhir, semoga kuliahnya cepat selesai,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close