Umum

Jelang Pilkada Bandung 2020, Aa Umbara dan Dadang Supriatna Jalin Hubungan Emosional Sejak Lama

KBB, FORKOWAS.COM –
Bupati Bandung Barat H. Aa Umbara dan Anggota DPRD Provinsi Jabar H.M. Dadang Supriatna terlihat akrab saat bertemu di sebuah musola Hotel Manson Fine Padalarang Kabupaten Bandung Barat, Senin (21/10/2019) sore.

Perkenalan di antara tokoh politik yang saat ini menjabat   orang nomor satu di Kabupaten Bandung Barat dengan politisi muda asal Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang  Kabupaten Bandung ini sudah sejak lama terjalin.

Bahkan, sebelum Kabupaten Bandung dimekarkan dengan Kabupaten Bandung Barat, hubungan Aa Umbara dan Dadang Supriatna sudah berlangsung akrab.

Bahkan Aa Umbara dan Dadang Supriatna pun memiliki riwayat dalam menjalin silaturahmi, sehingga hubungan emosional di antara keduanya sudah sangat melekat.

“Dengan Pak Dadang itu bukan siapa-siapa lagi. Sebelum ada Kabupaten Bandung Barat, saya dengan beliau (H.M. Dadang Supriatna) seperti kakak dan adik. Silaturahminya pun sudah terjalin sejak lama sewaktu di Kabupaten Bandung,” kata Aa Umbara saat bertemu dengan H.M. Dadang Supriatna di musola Hotel Manson Fine Padalarang Kabupaten Bandung Barat, Senin sore.

Aa Umbara mengatakan, terjalin komunikasi dengan  Dadang Supriatna itu, disaat dirinya menjadi Anggota DPRD Kabupaten Bandung dan Dadang Supriatna menjabat Ketua KNPI Kabupaten Bandung.

Hingga saat ini, silaturahmi di antara tokoh politik tersebut masih terjalin cukup baik.

Aa Umbara pun menyatakan menyambut baik ketika mendengar pengakuan langsung dari Dadang Supriatna yang akan maju menjadi calon bupati Bandung.

Ia pun memgaku banyak cerita setelah menjalin hubungan emosional dengan Dadang Supriatna tersebut.

Karena ada hubungan emosional tersebut, Aa Umbara secara pribadi mendorong keinginan politisi muda asal Partai Golkar Kabupaten Bandung yang akan maju di Pilkada Kabupaten Bandung pada 2020 mendatang.

Ia pun mengingatkan dan mendorong Dadang Supriatna untuk betul-betul  fokus silaturahmi dengan masyarakat luas di Kabupaten Bandung.

“Pak Dadang harus menerangkan atau menjelaskan program-program kerjanya, mulai dari visi dan misinya menjadi calon bupati Bandung. Supaya masyarakat mengerti dan paham dengan program dan visi misinya,” katanya.

Aa Umbara pun menilai, menjadi pemimpin itu ada kelebihan dan kekurangannya.

Tetapi, pihaknya tak melihat dan berbicara kelebihan atau kekurangan itu.

Namun ia mengharapkan, menghadapi  Pilkada Bandung 2020 mendatang, bagaimana dalam pelaksanaan kompetisi tersebut dapat menciptakan perubahan di Kabupaten Bandung ke arah yang lebih baik.

Apalagi, Kabupaten Bandung memiliki banyak potensi.

Ia pun berharap dengan majunya calon pemimpin muda pada Pilkada Kabupaten Bandung itu, Kabupaten Bandung bisa lebih baik lagi kedepannya.

“Yang jelas, saya katakan lagi dengan Pak Dadang itu sudah ada hubungan emosional sejak lama. Seperti kakak dan adik,” katanya. (F5)***

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close