Bewara Jabar

“Ngajak Hejo”, Kader PDI Perjuangan Salurkan 4.500 Pohon

BANDUNG, FORKOWAS.COM –
Pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung melaksanakan gerakan penghijauan di Desa Sukaluyu Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung, Selasa (12/11/2019).

Melalui kegiatan “ngajak hejo” itu, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung menyalurkan sedikitnya 4.500 bibit pohon, di antaranya jenis mahoni, petai, jambu dan pohon puspa.

Benih pohon untuk gerakan penghijauan “ngajak hejo” itu merupakan hasil kerja sama antara Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PDI Perjuangan yang diwakili Moh. Lutfhi Hafiyyan dan Bapedas Provinsi Jawa Barat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung DR. Harjoko Sangganagara, M.Pd., langsung menyerahkan bantuan bibit pohon tersebut kepada Kepala Desa Sukaluyu Dadang Kurniawan.

Wakabid Pemenangan Pemilu Rudita Hartono, Wakabid Pengembangan SDM dan Kebudayaan Andri Kusnandar dan Kepala Badan Kebudayaan Nasional Muhammad Kely turut mendampingi Harjoko dalam penyerahan bantuan bibit pohon untuk ditanam pada awal musim hujan ini.

Harjoko mengatakan, melaksanakan gerakan penghijauan “ngajak hejo” atau penanaman pohon pada lahan yang sudah berubah atau alih fungsi akibat kegiatan masyarakat itu merupakan sebuah hak, bukan lagi sebuah kewajiban.

“Karena kalau sudah dipahami sebagai hak, maka tindakan menghijaukan lahan merupakan sesuatu yang melekat yang senapas dengan kehidupan sehari-hari. Dimana saja kita berada maka tindakan ‘ngajak hejo’ akan seperti menyatunya detak jantung dengan tarikan napas,” kata Harjoko kepada wartawan, Selasa malam.

Harjoko juga melihat bahwa mayoritas penduduk Desa Sukaluyu merupakan petani, di antaranya petani sayuran untuk menunjang ekonomi sehari-harinya.

“Dengan dilaksanakannya pemberian bibit tanaman ini merupakan sesuatu yang sangat berarti dan nantinya bibit tanaman itu akan dibagikan kepada masyarakat sesuai permintaanya,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PDI Perjuangan Moh. Lutfhi Hafiyyan menambahkan, kerja sama dalam melaksanakan gerakan penghijauan “ngajak hejo” ini akan terus berlanjut di Kabupaten Bandung.

“Karena persoalan lahan yang mengalami alih fungsi atau berubah fungsi itu akibat kegiatan masyarakat di Kabupaten Bandung,” katanya.

Ia pun melihat, lokasi lahan yang mengalami perubahan akibat alih fungsi lahan sehingga menjadi lahan kritis,  lokasinya sangat banyak.

“Untuk itu, kegiatan ini tidak boleh berhenti di Desa Sukaluyu,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, Harjoko bersama Luthfi dan para kader PDI Perjuangan, Kepala Desa Sukaluyu dan warga lainnya dilanjutkan dengan pelaksanaan diskusi. Salah satu yang dibahas di antaranya menyoal sumur artesis, rutilahu,

terkait bantuan kursi roda dan persoalan biogas yang dihasilkan dari ternak sapi. Turut dibahas pula fungsi radio komunikasi yang memiliki peran strategis dalam memenuhi informasi masyarakat terutama yang terkait dengan kegiatan pertanian. (F-15)***

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close