Bewara Jabar

Pilkada Kab. Bandung : Evi Ngaku Ambil Formulir Pendaftaran untuk Hj. Nia

BANDUNG, FORKOWAS.COM –
Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Ciparay, Hj. Evi Riyanti mengaku bahwa dirinya adalah yang mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati Bandung untuk Hj. Kurnia Agustin (istri Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung H. Dadang M. Naser) di Kantor DPD Partai Golkar di Jalan Raya Soreang-Banjaran Desa Cingcin Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung pada Minggu (10/11/2019) sore pukul 17.30 WIB.

Hal itu diungkapkan Evi Riyanti didampingi suaminya H. Dagus kepada wartawan di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung, Selasa (12/11/2019).

Pernyataan Evi itu untuk menjawab setelah banyak pihak yang membicarakan formulir pendaftaran bakal calon bupati Bandung untuk Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Hj. Kurnia Agustin diambil oleh dirinya.

Sebelumnya, Dadang M. Naser kepada wartawan tidak akan mengizinkan istrinya menjadi bupati Bandung, meski ada pihak DPP Partai Golkar  yang meminta Hj. Kurnia Agustin maju pada bursa pemcalonan bupati Bandung di Pilkada Bandung 2020 mendatang.

“Betul, saya yang mengambil formulor pendaftaran bakal calon bupati Bandung untuk Bu Hj. Nia (panggilan akrab Hj. Kurnia Agustin Dadang M. Naser). Saya mengambil formulir itu setelah rapat semua pengurus PK Partai Golkar di Kantor DPD Partai Golkar,” kata Evi.

Evi mengatakan, formulir tersebut sudah diserahkan kepada Kurnia Agustin di rumahnya.

“Sudah (formulir) diserahkan,” katanya.Ia menuturkan mengambil formulir tersebut merupakan inisiatif dirinya. Setelah sebelumnya, Evi bersama Hj. Kurnia ada komunikasi karena sering bertemu di rumahnya di Ciparay.

Bahkan, di antara Evi dengan Kurnia sering bicara dari hati ke hati.

“Saya sempat ngobrol dengan Bu Hj. Nia, karena saya dengan beliau sering ketemu. Bu Hj. Nia pun saat ngobrol dengan saya enggak menolak (dicalonkan). Apalagi kalau dicalonkan oleh semua PK Partai Golkar. Saya melihat, Bu Hj. Nia layak menjadi bupati Bandung,” ujarnya.

Evi sebagai Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Ciparay merasa bangga memiliki kader seperti Kurnia Agustin.

Pasalnya, katanya, jika Kurnia mencalonkan diri menjadi bakal calon bupati Bandung bisa membesarkan nama baik Partai Golkar.

“Hasil survai Bu Hj. Nia bagus dan layak menjadi calon bupati Bandung,” ungkapnya.

Ia pun menyayangkan kalau Kurnia Agustin tak mencalonkan diri menjadi bupati Bandung. Pasalnya, istri bupati Bandung itu sudah mendalami kondisi Kabupaten Bandung.

“Bu Hj. Nia pun sudah dekat dengan masyarakat. Termasuk dekat dengan semua pengurus PK Partai Golkar. Apalagi hasil survai Bu Hj. Nia itu cukup bagus. Kalau tak mencalonkan sebagai kader Partai Golkal sayang sekali,” tuturnya.

Evi bersikukuh untuk mendukung Kurnia Agustin  mencalonkan diri menjadi bupati Bandung, karena H. Dadang M. Naser yang sudah dua periode menjabat bupati Bandung tak bisa maju di Pilkada Bandung 2020.

Namun ia mendengar, Dadang M. Naser sebagai suaminya tak akan mengizinkan istrinya menjadi bupati Bandung.

“Kami sebagai PK Partai Golkar Kecamatan Ciparay tak akan terima begitu saja. Apalagi hasil survai, Bu Hj. Nia bagus,” katanya.

Untuk mencalonkan diri menjadi bakal calon bupati Bandung, imbuh Evi, ada tahapan yang harus dilakukan, di antaranya melalui proses pengambilan formulir pendaftaran.

Apalagi dalam pilkada Bandung ini, katanya, bukan satu satunya dari Partai Golkar yang akan maju pada Pilkada Bandung tersebut.

“Kita juga heran, kenapa suaminya (H. Dadang M. Naser) maupun orang tuanya (H. Obar Sobarna) tak komplen setelah saya mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati Bandung. Tapi yang ribut orang lain. Yang ribut yang lain. Kita juga heran kenapa jadi ribut. Secara organisasi apa salahnya Bu Hj. Nia mencalonkan diri menjadi bupati Bandung,” paparnya.

Evi pun mengatakan, setelah dirinya mengambil formulir tersebut tidak ada yang melarang.

“Termasuk Bu Hj. Nia pun tak melarangnya. Rekan-rekan yang mencalonkan bupati Bandung enggak usah lari ke sana sini. Lebih baik siap-siap untuk mencalonkan diri, untuk sama-sama meraih survai yang bagus berdasarkan hasil DPP Partai Golkar melalui DPD Partai Golkar Jabar,” pungkasnya. (F-15)***

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close