Poleksosbud

Saatnya Golkar Ajukan Cabup Bandung dari Kalangan Milenial

BANDUNG, FORKOWAS.COM.- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, termasuk salah satunya di Kabupaten Bandung akan dilaksanakan pada bulan September 2020.

Bahkan, saat ini dari berbagai partai politik sudah mulai dilaksanakan penyaringan bacabup/bacawabup.

Salah satunya adalah dari Partai Golkar yang membuka pendaftaran dari kalangan internal dan umum.

Tercatat nama-nama kader Partai Golkar yang sudah mengambil formulir pendaftaran di antaranya Agung Yansusan (Anggota DPRD Kabupaten Bandung), Sugiyanto (Ketua DPRD Kab. Bandung), Firman B. Somantri (Anggota DPRD Kabupaten Bandung), dan H.M. Dadang Supriatna (Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat).

Direktur Lembaga Pemantau Legislatif Eksekutif Daerah (LAPELDA) Jawa Barat, Beben Benhur mengatakan, menyimak bakal calon yang muncul, tampaknya sosok muda dan milenial Agung Yansusan sangat layak diperhitungkan. Sebelumnya, Agung meraih suara terbanyak menjadi anggota DPRD Kabupaten Bandung pada pileg 2019 lalu.

“Saya berani menjagokan Agung layak untuk menjadi nominasi dalam kontestasi Pilkada di Kabupaten Bandung. Di antaranya muda (milenial), bersih, belum terkontaminasi hingar bingar politik masa lalu, anggota dewan dengan raihan suara terbanyak di Kabupaten Bandung, tulus tapi tegas dan nyantri (hafidz qur’an),” ujar Beben kepada wartawan di Soreang, Selasa (19/11/2019).

Di sisi lain, imbuh Beben, diakui atau tidak, disaat superioritas para bacabup berada pada posisi kesejajaran, sosok Agung Yansusan, khususnya di internal Partai Golkar, bisa menjadi alternatif.

“Yah ini jika Partai Golkar ingin tetap menjadi penguasa di Kabupaten Bandung,” tambah Beben.

Apa yang disampaikan Beben tersebut bukan tanpa alasan, terbukti asumsinya hingga saat ini terbukti mujarab, sejak menganalisa kepemimpinan di Kabupaten Bandung, belum ada yang meleset.

Misalnya ketika DN-DR, DN-Gun Gun (Sabdaguna) sebagai pemenang, hingga prediksi Jokowi bakal dua periode dan Ridwan Kamil bakal jadi gubernur Jawa Barat pun analisanya selalu tepat.

Namun hingga saat ini sosok ini tidak mau muncul ke permukaan dengan alasan sederhana,

“Cukup menjadi pemantau dari kampung saja. Kalau muncul ke permukaan khawatir dianggap yang nggak-nggak,” jelasnya.

Karena itu, Beben menuturkan, kemunculan sosok Agung Yansusan sebagai tokoh muda milenial, sangat optimis bahwa yang bersangkutan bisa memenangkan kontestasi pilkada tersebut.

“Benar kalau Agung itu orang baru dalam kancah politik Kabupaten Bandung. Namun di belakang beliau ada sosok lain yang akan bisa memberikan kontribusi besar dan ekspetasi bagi perjalanan Agung ke depan,” pungkasnya. (F-15)***

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close