Umum

Unras : Buruh Kecewa, Tak Bisa Temui Gubernur Jabar

BANDUNG, FORKOWAS.COM – Rabu 20 November 2019, buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jabar, diantaranya, GOBSI, GASPERMINDO, SBSI 92, FSPMI, SPKEP, KSN, KSPI, mendatangi Gedung Sate, di Kota Bandung.

Ketua DPC Gobsi Kabupaten Sumedang, Asep Budiman menuntut keras Gubernur Jabar untuk mencabut UMP yang sudah ditetapkan pada Tanggal 1 November 2019,l.

Karena, penetapan tersebut dinilainya tidak melalui mekanisme tang baik dan benar.

“Diharapkan, secepatnya tetapkan UMK tahun 2020 untuk seluruh kabupaten/kota se-Jawa Barat dengan kenaikan 15% dari UMK 2019,” tandasnya.

Dikatakanya, sampai saat ini gubernur enggan menemui para peserta Ulunras, dan akan ditunggu sampai dimana hati nurani gubernur yang katanya ingin menejahterakan rakyatnya.

“Kami sangat kecewa dengan Gubernur Jawa Barat yang banyak ingkar janji sewaktu kampanye ketika mencalonkan, dan setelah jadi malah membiarkan kami dengan mencekik upah yang sangat murah,” tandasnya.

Bahkan, lanjut dia, sempat ada gesekan dengan pihak keamanan dikarenakan, seolah-olah ada pembiaran dari pihak Pemprov dan hanya kepala Dinas Tenaga kerja saja yang mau menemui.

“Padahal hari ini adalah hidup dan mati kaum buruh dalam menentukan upah dan yang berhak membantu menetukan upah adalah gubernur, jelas kami sangat kecewa,” pungkasnya. (Syarif)***

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close