Poleksosbud

Cegah Erosi, Ratusan Pohon Bambu Ditanam di Sempadan Sungai Citarum

BANDUNG, FORKOWAS.COM – Jajaran TNI dari Sektor 3 Satuan Tugas Citarum Harum bersama sejumlah komunitas melaksanakan gerakan penanaman 350 bibit pohon bambu di sempadan Sungai Citarum di Desa Tanggulun Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung, Minggu (1/12/2019).

Gerakan penanaman pohon itu melibatkan Yayasan Dawuh Pasundan, LSM GMBI, Laskar NKRI, Laskar Sunda, Paguyuban Saampar Jagat, dan Sidogam. Kegiatan ini dengan inisiator Azizah Talita Dewi, salah seorang warga yang peduli lingkungan.
Indra R. Rachman dari perwakilan Dawuh Pasundan mengatakan, gerakan penanaman bibit pohon bambu ini memanfaatkan awal musim hujan.

“Dalam penanaman bibit pohon bambu ini, kita melaksanakan kerja bareng dengan melibatkan jajaran Satgas Citarum Harum selain berbagai komunitas lainnya,” kata Indra kepada wartawan di Ibun, Senin (2/12/2019).

Menurutnya, gerakan penanaman pohon bambu ini merupakan cara langka yang dilakukan berbagai pihak.

Walaupun ada penanaman pohon bambu itu dilaksanakan perseorangan oleh warga sekitar di lahan miliknya yang ada di kawasan perkampungan atau perdesaan.

“Ini gerakan penanaman pohon bambu dengan cara bersama-sama di sepadan Sungai Citarum,” kata Indra.

Ia mengatakan, gerakan penanaman pohon bambu itu di sempadan Sungai Citarum sepanjang 2 km. Sedikitnya ada enam titik sempadan sungai yang menjadi sasaran gerakan penanaman pohon bambu.

“Pada setiap titiknya ditanami sebanyak 15 bibit pohon bambu sampai 75 bibit pohon bambu,” katanya.

Indra berharap dengan gerakan penanaman pohon bambu itu dapat mengurangi erosi tanah pada sempadan sungai tersebut. Selain itu untuk menguatkan pondasi tanah sempadan disaat aliran Sungai Citarum meluap disaat memasuki musim hujan.

“Sempadan Sungai Citarum itu mudah erosi disaat aliran air Sungai Citarum meluap. Bahkan ada bagian titik lokasi sempadan yang longsor dan tak beraturan setelah air sungai meluap. Dengan adanya penanaman pohon bambu ini diharapkan dapat mengikat tanah oleh bagian akar tumbuhan tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, penanaman pohon bambu itu di lokasi sempadan sungai yang sebelumnya dilaksanakan pengerukan endapan lumpur dari dasar sungai tersebut. Pengerukan endapan Sungai Citarum itu melibatkan Sektor 3 Satgas Citarum Harum dan Pemerintah Desa Tanggulun.

Dengan adanya pengerukan dan pembuatan tanggul Sungai Citarum tersebut dapat mengurangi ancaman banjir dari luapan sungai tersebut.

“Kami berharap dengan adanya penanaman pohon bambu tersebut kelestarian alam tetap terjaga. Aliran sungai bisa tetap normal, dan bisa meminimalisir ancaman pendangkalan sungai yang diakibatkan erosi,” ungkapnya.

Indra berharap penanaman pohon bambu itu mudah tumbuh karena sudah memasuki awal musim hujan. Sementara warga yang ada di sekitarnya untuk turut menjaganya.

“Yang jelas penanaman pohon bambu itu banyak manfaatnya,” ucapnya.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close