HeadlinePoleksosbud

Muludan di Masjid Akhlaqul Muhajirin, Diisi Tabligh Akbar

JATINANGOR, FORKOWAS.COM –
Dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW, digelar tablig akbar di Masjid Akhlaqul Muhajirin RW 17 Komplek Puskopad Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor, Minggu (06/12).

Kegiatan tersebut diisi tausiyah dengan penceramah Pimpinan Ponpes Al Falah Nagreg KH. Rif’at Aby Syahid.

Bahkan acara muludan semakin semarak saat mantan Vokalis Matta Band, Ustaz Sunu melantunkan sholawat.

Selain itu juga diisi penampilan Hadrah dari mahasiswa Unpad, Laila Nasyid Almasoem, Qasidah Praja IPDN, dan Qasidah RW 17.

Terpantau, hadir dalam kegiatan tersebut Camat Jatinangor Syarif Efendi Badar, Pjs Kepala Desa Cipacing Royani, Sekretaris Desa Gugun Gunawan, Bripka Asep Nandang (Bhabinkamtibmas) Cipacing, Serda Deni Mulyani (Babinsa) Desa Cipacing dan Ketua RW 17 Anton.

Menurut Ketua DKM Masjid Akhlaqul Muhajirin, Asep Abdul Halim.M.M, mengaku bersyukur bisa melaksanakan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) yakni Maulid Nabi Besar MMuhammad. SAW.

“PHBI sekarang berbeda dengan sebelumnya, hampir lima tahun kita tidak mengadakan Tablig Akbar, hanya tausiyah biasa saja tanpa ada kegiatan yang lainya,” ungkapnya.

Ia mengakui, peringatan Maulid Nabi yang digelar secara meriah dan kebersamaanya sangat terasa.

Sementara menurut tokoh agama di Rw 17, Dr. Eri Hadiana mengaku kegiatan ini adalah sebagai bentuk untuk memakurkan masjid, yang sebelumnya dibangun susah payah dengan sangat megah.

“Masjid ini berdiri megah berkat sumbangsih dari warga, dan sekarang kita sedang melakukan renovasi yang realisasinya sudah 80%. Alhamdulillah pembangunan ini berkat sumbangan dari Pemerintah Desa dan Kecamatan Jatinangor cukup membantu,” ungkapnya.

Ia mengajak, kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama memakmurkan masjid
jangan sampai masjid sudah berdiri megah malah kosong pengisinya otomatis akan hilang kebersamaan hilang silaturahminya.

“Untuk kepengurusan DKM semoga semakin solid, makmur secara ke ilmuan dan Ta’lim serta remajanyapun selalu terlibat, jadi dapat merangkul semua kalangan supaya bisa makin betah dan nyaman di Masjid Akhlaqul Muhajirin,” ucapnya.

Untuk merampungkan renovasi mesjid, kata ia, pihaknya atas nama DKM sudah mengajukan permohonan bantuan terhadap pemerintah kabupaten bahkan sampai Provinsi Jawa Barat, akan tetapi sampai saat ini belum ada kabar. (Syarif)***

Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close