Bewara Jabar

Sejumlah Komunitas Kembali Melaksanakan Penanaman Pohon Bambu di Bantaran Sungai Citarum

Sejumlah komunitas kembali melaksanakan gerakan penanaman pohon bambu di bantaran Sungai Citarum Subsektor 3 Citarum Harum di Desa Tanggulun Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung, Senin (9/12/2019).

Gerakan penanam bambu itu untuk meminimalisir ancaman erosi dan banjir yang disebabkan lahan kritis serta luapan air Sungai Citarum.

“Penanaman pohon bambu ini menindaklanjuti acara donasi hujan fest yang diselenggarakan oleh forum toekang pada 7 Desember 2019 yang dilaksanakan di 372 Kafe Setiabudhi Bandung,” kata perwakilan GMBI Distrik Majalaya Raya Iwan Jabrig didampingi Laskar Sunda Deden Yogi kepada wartawan di Ibun, Senin sore.

Menurutnya, dalam pelaksanaan forum tersebut menghasilkan 100 pohon bambu dari jenis ca dan bitung hitam.

Gerakan donasi itu sebagai tindak lanjut kepedulian para donatur forum toekang bekerja sama dengan para pegiat lingkungan, LSM dan komunitas dalam melakukan aksi penanaman pohon bambu tersebut.

Iwan mengatakan, para pegiat lingkungan yang ikut andil dalam acara penanaman pohon tersebut di antaranya, LSM GMBI Ibun, Laskar Sunda, Paguyuban Saampar Jagat, Dawuh Pasundan dan OSIS SMK KP 3 Majalaya.

“Kami berharap, dengan adanya gerakan penanaman pohon ini dapat meminimalisir ancaman banjir dan erosi kelak di masa yang akan datang,” katanya.

Ia mengatakan, forum toekang itu terdiri dari gabungan berbagai komunitas di Bandung hingga luar Bandung.

Forum ini akan terus mensupport pelaksanaan kepedulian terhadap lahan kritis, pemeliharaan siklus air, dan pola tani irit lahan yang terkonsep dan memiliki sistem akuntabilitas kepada para wali pohon yang telah dan akan mengadopsi melalui acara-acara hujan fest ataupun langsung.

“Forum toekang berharap bahwa apa yang dilakukan bisa menggugah ke arah awareness masyarakat umum dan generasi muda betapa pentingnya menjaga alam,” harapnya.

Iwan mengatakan, forum toekang membuka kesempatan kepada rekan-rekan komunitas tidak hanya lingkungan hidup untuk melakukan adopsi demi penanaman pohon.
“Karena forum toekang yang hanya memiliki modal kepedulian, awareness meyakini suatu perubahan besar bisa diraih, berawal dari langkah kecil,” katanya.

Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close