HeadlinePoleksosbud

Mengintip Praktik Prostitusi Online di Jatinangor

SUMEDANG, FORKOWAS.COM – Praktik prostitusi dalam jaringan (daring) di kawasan pendidikan Jatinangor dinilai memperihatinkan.

Diketahui, kini marak PSK yang memanfaatkan aplikasi daring untuk bernegosiasi dalam bisnis esek-esek.

Tanpa ragu, jika sudah sepakat terkait tarif yang dibandrol maka para PSK pengguna daring tersebut, mengajak ke tempat kos, apartemen hingga ke hotel.

Tak dipungkiri, hal itu bisa terjadi karena didukung adanya aplikasi pesan gratis yang penggunanya bisa bertemu langsung dengan teman baru.

Biasanya, setelah menyepakati harga soal ‘gituan’, maka praktik bisnis esek-esek pun dengan mulus terjadi.

Dibenarkan Dadang (Bendo) yang juga ketua Incu Buyut Peduli Jatinangor (Ibu Djati) kepada forkowas.com Selasa 16 Desember 2019.

Ia mengaku prihatin jika prostitusi online di Jatinangor sudah kian marak.

“Benar, kini ada aplikasi di android yang khusus dan disalahgunakan oleh para penggunanya untuk khusus bisnis birahi dan itu masih bersifat individu atau tak terorganisir,” tuturnya.

Dikatakan, pengguna aplikasi tersebut berani mempromosikan tubuhnya dengan tarif beragam.

Juga, hingga menawarkan kenyamanan tempat eksekusinya yakni di kawasan pendidikan Jatinangor.

“Miris sekali, kini secara terang-terangan para PSK khususnya pengguna aplikasi itu berbisnis birahi. Tak segan memasang bandrol, ngajak kencan durasi lama atau sebentar, lebih parah lagi, mainnya pun ditawarkan bisa di apartemen, hotel dan kosan,” ujarnya.

Ia berharap, ada pengawasan yang serius dari pihak terkait termasuk pemda agar Jatinangor bisa terbebas dari praktik prostitusi termasuk secara online.

“Tolong, jangan kotori kawasan pendidikan Jatinangor oleh para PSK yang kini aktifitasnya tampak sudah menjamur,” ucapnya.

Warga Jatinangor, kata dia, jangan berdiam diri saja dan harus segera bertindak jika melihat ada praktik berbau maksiat. (Syarif)***

Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close