HeadlinePoleksosbud

Kader Fatayat Nahdlatul Ulama, Diminta Sosialisasikan Jaga NKRI

BANDUNG, (FORKOWAS).- Anggota MPR RI dari Fraksi PKB H. Cucun Ahmad Syamsurijal menekankan kepada para kader Fatayat Nahdlatul Ulama untuk mensosialisasikan kepada masyarakat pentingnya menjaga NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) dan mengamalkan Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945.

“MPR menekankan semua sahabat Fatayat Nahdlatul Ulama, karena mereka eksistennya sudah betul-betul sebagai basis massa dengan komunitas ibu-ibu di posyandu, madrasah dan pendidikan anak usia dini, untuk mensosialisasikan pentingnya menjaga NKRI,” kata Cucun saat mensosialisasikan empat pilar kebangsaan di hadapan kader Fatayat Nahdlatul Ulama di Puri Laswi Jalan Raya Laswi Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung, Sabtu (21/12/2019).

Cucun mengatakan, para kader Fatayat Nahdlatul Ulama merupakan kader muda, meski dari kalangan ibu rumah tangga.

“Mereka bisa menjadi garda terdepan untuk menjadi motor penggerak, khususnya Nahdlatul Ulama di Kabupaten Bandung,” katanya.

Ia menilai, para kader Fatayat Nahdlatul Ulama memiliki banyak waktu untuk mensosialisasikan pentingnya NKRI tersebut.

“Bahkan kader Fatayat Nahdlatul Ulama memiliki banyak jaringan, selain itu memiliki ide yang banyak. Untuk itu, kita turut mengapresiasi kegiatan para kader Fatayat Nahdlatul Ulama tersebut,” katanya.

Tak hanya berbicara NKRI, Cucun pun turut menyikapi tentang kiprah Pengurus Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama yang ikut andil pada penanganan stunting di Kabupaten Bandung.

Hal itu seperti diungkapkan Ketua Umum Pengurus Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama Hj. Nur Nadlifah. Nur Nadlifah merupakan Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKB yang salah satunya membidangi kesehatan.

“Saya mensuport apa yang menjadi arah Pengurus Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama, terkait dengan penanganan stunting di Kabupaten Bandung. Termasuk mensuport Komisi IX yang turut menyikapi tentang penanganan stunting,” kata Cucun.

Cucun yang turut hadir pada pelaksanaan Konferensi Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama ke-X Kabupaten Bandung itu, dapat menghasilkan kepengurusan yang betul-betul memiliki program kerja.

“Program Fatayat Nahdlatul Ulama ini turut membantu program pemerintah Kabupaten Bandung. Selain itu turut mengontrol program pemerintah provinsi dan pusat, di antaranya dalam penanganan stunting,” paparnya.

Disamping itu, katanya, turut membantu penguatan idiologi pancasila di kalangan masyarakat.

“Lebih penting lagi kader Fatayat Nahdlatul Ulama mengimplementasikan konsep dan program Nahdlatul Ulama di Kabupaten Bandung,” pungkasnya. (F-15)***

Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close