HeadlineUmum

Dadang Mulyadi : Semrawut dan Jalan Macet, Jadi Ciri Jatinangor

JATINANGOR, (FORKOWAS).- Ketua Incu Buyut Peduli Djatinangor (Ibu Djatinangor) Dadang Mulyadi menilai bahwa Kecamatan Jatinangor adalah salah satu dari 26 Kecamatan yang ada di Kabupaten. Ada beberapa gelar yang disandang Kecamatan Jatinangor, yakni Etalase Kabupaten Sumedang, Miniatur Indonesia, ditetapkanya jadi kawasan perguruan tinggi oleh Gubernur, dan jatinangor adalah kawasan strategi Nasional (KSN).

“Semua gelar itu, bertolak belakang dengan tatanan yang tidak jelas dan semerawut yang nampak jelas oleh mata,” ucapnya.

Ia menambahkan, salah satu contoh kesemerawutan Jatinangor yakni kemacetan yang terjadi setiap pagi dan sore hari.

“Kemacetan selalu nampak dan terasa oleh kita semua, kenapa bisa seperti itu?, karena di epanjang jalan Ir. Soekarno banyak para pedagang kaki lima,” ucapnya.

Kondisi seperti itu, lanjut ia, seolah olah ada pembiaran dari Pemerintah, dan yang paling miris adalah para PKL yang berjualan ditikungan Ikopin, Samsat dan Sabusu.

“Kalau pagi hari dan sore sampai malam, berjejer para Pedagang di bahu jalan (Trotoar), tanpa menghiraukan si Pengguna Jalan,” ungkapnya.

Padahal, lanjut ia, jalan tersbut adalah satu arah, serta banyak mahasiswa ataupun masyarakat yang lewat.

“Jadi kalau ada yang menyebrang atau pun melintas sangat berbahaya. Apakah harus ada korban dulu baru ditindak? atau bagaimana? Kami tidak mengerti, padahal hal terkecil dulu yang harus jadi perhatian Pemerintah setempat ataupun Kabupaten untuk dibenahi,” papar Bendo sapaan akrab Dadang.

Selain itu, kata Bendo, lahan parkir yang asal-asalan yang semakin memperparah kemacetan yang terjadi, apakah tidak ada solusi hal tersebut.

“Kalau dibahas lagi lebih jauh terkait tata ruang Jatinangor, kami cuma bisa prihatin, yang dulu Jatinangor tidak pernah Banjir sekarang sangat mudah Banjir terutama apabila turun hujan,” katanya. (Syarif)***

Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close