HeadlinePoleksosbud

DPC PPP Kabupaten Bandung Melakukan Pendekatan ke Pesantren dan Majelis Taklim

FORKOWAS – Untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Partai Persatuan Pembangunan (PPP), jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Bandung secara masif terus-menerus melakukan pendekatan kepada masyarakat melalui pesantren dan majelis taklim.

Untuk itu, kegiatan partai berlambang kabah ini melaksanakan kegiatannya di lingkungan pesantren dan majelis taklim. Seperti yang dilaksanakan pengurus DPC PPP Kabupaten Bandung di Yayasan Al Huda Desa Sukarame Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung, Sabtu (4/1/2020) siang.

Kegiatan di yayasan tersebut sekaligus dalam upaya pembenahan struktur partai di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) PPP se-daerah pemilihan (dapil) 6, yang meliputi Kecamatan Pacet, Ciparay, Baleendah dan Kertasari. Sebelumnya, kegiatan serupa dilaksanakan di dapil 2 dan 5.

Selanjutnya akan dilaksanakan di 4 dapil lainnya hingga ditargetkan pada 14 Januari 2020 mendatang konsolidasi di tingkat PAC rampung dan selanjutnya dilaksanakan puncak Harlah tasyakuran ke-47 PPP pada 25 Januari mendatang.

Pelaksanaan Harlah itu sekaligus peresmian Sekretariat baru DPC PPP Kabupaten Bandung di Manggahang Baleendah.

Pelaksanaan konsolidasi di setiap dapil itu, sebagai tindaklanjut dari pelaksanaan musyawarah kerja cabang (mukercab) DPC PPP Kabupaten Bandung beberapa waktu lalu.

Selain itu, setelah selesai pelaksanaan pembenahan struktur di internal pengurus DPC PPP Kabupaten Bandung.

Ketua DPC PPP Kabupaten Bandung Yudha Noor mengatakan, pada pelaksanaan mukercab itu turut membahas sikap DPC PPP Kabupaten Bandung jelang pilkada Bandung 23 September 2020.

“Hasil mukercab itu merekomendasikan 2 nama bakal calon bupati Bandung yang akan disampaikan ke DPP PPP. Kedua nama itu, yakni H.M. Dadang Supritana (Anggota DPRD Provinsi Jabar) dan Hj. Yena Iskandar (Pengusaha/Apoteker),” kata Yudha kepada wartawan di Desa Cikoneng Kecamatan Ciparay.

Menurut Yudha, mengusung dua nama untuk bakal calon itu merupakan kesepakatan yang diambil oleh DPC PPP Kabupaten Bandung, setelah dalam mukercab itu dihadiri para pengurus partai dan PAC di internal partai tersebut.

“Kita sepakat mengusung Pak H.M. Dadang Supriatna dan Bu Hj. Yena Iskandar yang akan direkomendasikan ke DPP PPP. Itu sudah menjadi keputusan partai dalam melakukan perubahan,” imbuhnya.

Namun disinggung dari kader PPP itu sendiri, kata Yudha, belum ada kader yang mumpuni untuk diusung pada pencalonan di pilkada Bandung.

“Kesepakatan kami berkoalisi dengan partai lain dan mengusung dua nama tersebut yang nantinya akan diputuskan DPP PPP. Soalnya, itu kebijakan DPP PPP,” katanya.

Untuk menguatkan dukungan terhadap dua calon yang diusungnya, kata Yudha, DPC PPP Kabupaten Bandung terus melakukan upaya pembenahan di struktur internal partai berbasis pesantren dan majelis taklim.

“Menyentuh pesantren dan majelis taklim,” katanya.

Menurutnya, pembenahan struktur partai ini, untuk persiapan menghadapi pelaksanaan mukernas dalam penentuan jadwal atau tanggal pelaksanaan muktamar.

Pelaksanaan muktamar untuk pemilihan ketua umum DPP PPP yang dilaksanakan oleh DPP PPP. Mukernas diperkirakan dilaksanakan pada Oktober 2020.

“Kemungkinan pelaksanaan mukernas dan muktamar yang dilaksanakan DPP PPP itu setelah pilkada serentak 2020. Pelaksanaan mukernas dan muktamar itu dalam upaya pembenahan di tingkat pengurus pusat sampai kabupaten/kota. Saat ini, Plt. Ketua Umum DPP PPP dijabat Suharso Monoarfa,” paparnya.

Di sela-sela pertemuannya dengan para kader PPP, Yudha pun berharap kepada Bupati Bandung H. Dadang M. Naser turun tangan dalam menyelesaikan sengketa kepemilikan bangunan dan lahan yang sempat dijadikan Sekretariat DPC PPP Kabupaten Bandung di Jalan Raya Banjaran-Soreang.

“Sekretariat lama DPC PPP Kabupaten Bandung itu, awalnya dari hibah bupati Bandung pada zaman Bupati H.U. Hatta pada 1998. Kami sudah memasukkan berkas ke pengadilan, tinggal menunggu panggilan,” katanya. (F-15)***

Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close