HeadlinePoleksosbud

HUT ke-55 Partai Golkar Momen Menuju Kejayaan

FORKOWAS – Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung H.M. Dadang M. Maser berharap Partai Golkar di usia 55 tahun ini menuju kejayaan partai berlambang pohon beringin tersebut di masa yang akan datang, khususnya di Kabupaten Bandung.

“Partai Golkar terus melakukan upaya yang lebih baik,” kata Dadang saat menghadiri HUT ke-55 Partai Golkar di Dome Rancaekek, Kelurahan Rancaekek Kencana Kecamatan Rancaekek Kabupaten Banfung, Minggu (5/12/2020).

Ia selaku Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung dipercaya menjadi Bupati Bandung selama dua periode. Jabatannya itu habis sampai Maret 2021 mendatang.

“Namun kebijakan negara dan kebijakan pemerintah, pada bulan September 2020 ada pelaksanaan Pilkada Bandung,” kata Dadang.

Melalui pelaksanaan Pilkada Bandung itu, imbuh Dadang, ada pergantian kepemimpinan kepala daerah karena dirinya sudah dua periode menjabat tidak bisa lagi mencalonkan bupati.

“Kecuali menjadi calon RT, RW dan calon kades. Sedangkan pencalonan gubernur masih lama,” kata Dadang sambil ketawa.
Ia pun menitipkan kepada masyarakat Kabupaten Bandung, di tubuh Partai Golkar ada sejumlah kader terbaik yang menjadi bakal calon bupati Bandung.

“Para kader terbaik itu siap bertanfing dan jadi bupati. Yang menjadi calon bupati Bandung di antaranya, H. Yoga Santosa, H. Deding Ishak, H. Dadang Supriatna, H. Anang, Agung, Deden Rumaji, Teh Nia, H. Sugianto, Wendi Irawan,” ungkapnya.

Namun pencalonan Teh Nia (Kurnia Agustin Dadang M. Naser), kata Dedeng, pihaknya belum mengijinkan istrinya mencalonkan diri menjadi bupati Bandung.

“Belum dizinkan, saat ini sedang sosialisasi,” katanya.
Ia pun sempat bertanya kepada masyarakat yang hadir saat itu. Apakah pembangunan kepemimpinan dirinya bisa dirasakan? “Di Rancaekek ada dome. Jalan dibeton. Alhamdulillah banjir mulai berkurang. Banjir pindah ke Jakarta, Bekasi. Air dari Kabupaten Bandung meluncur cepat melalui Curug Jompong Sungai Citarum,” katanya.

Ia mengatakan, adanya peningkatan pembangunan di Kabupaten Bandung itu, hasil pemikiran politik dirinya setelah menjalankan amanah menjadi Ketua DPD Partai Golkar.

Menurutnya, keberhasilan dalam peningkatan pembangunan di Kabupaten Bandung setelah masyarakat kompak mendukung bupati dari Partai Golkar.

Selama kepemimpinannya, Dadang mampu menurunkan angka kemiskinan dari 12,6 persen ke 6 persen. “IPM naik teus. Laju ekonomi di atas rata-rata Jabar dan nasional. IPM Jabar dan nasional di angka 5, Kabupaten Bandung mendekati 7 persen atau 6 sekian persen,” katanya.

Dadang pun berusaha untuk memberikan perhatian pada sektor mikro. “Jangan sampai ada kejadian yang aneh-aneh,” katanya.

Ia pun mengajak kepada masyarakat untuk mensukseskan pilkada Bandung, dan saat ini dari Partai Golkar sedang survei.

“Juli 2020 sudah ada calon yang disepakati. Mudah-mudahan dilancarkan pada waktunya” katanya.

Ia pun mengatakan, pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Bandung bukan oleh dirinya.

“Tetapi dilaksanakan oleh masyarakat melalui gerakan sabilulungan. Para kadesnya kreatif, sehingga pembangunan berjalan dengam baik. Selain itu pembayaran pajak berjalan, sehingga anggaran tembus Rp 6 triliun di Kabupaten Bandung,” katanya.

Pada saat itu, Dadang memberikan satu hadiah umrah untuk warga yang hadir pada saat itu. Disusul hadiah umrah dari bakal calon Bupati Bandung H. Yoga Santosa, H. Sugianto dan H. Cecep Suhendar (Anggota DPRD Kabupaten Bandung), H. Deding Ishak dan H.M. Dadang Supriatna. Saat itu ada lima tiket umrah yang dibagikan kepada masyarakat melalui door prize. (F-15)***

Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close