HeadlineUmum

Negara Kuwait Bantu 50 Kursi Roda untuk Warga Kabupaten Bandung

Sebanyak 50 warga penerima manfaat mendapat bantuan kursi roda dari Yayaaan Baitul Al Khairiyah Bandung (dana dari negara Kuwait) bekerjasama dengan Pemerintah Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Senin (6/1/2020).

Penyaluran bantuan kursi roda itu sebagai bentuk sumbangan tahap satu dari ajuan aspirasi Anggota DPRD Provinsi Jabar dari Fraksi Partai Golkar H.M. Dadang Supriatna kepada Yayasan Baitul Al Khairiyah Bandung.

50 unit kursi roda itu murni bantuan dari anggaran negara Kuwait, tanpa bantuan APBD maupun APBN.

Para penerima bantuan kursi roda itu mulai dari anak remaja, orang dewasa hingga lanjut usia.

Selain karena menderita lumpuh, patah kaki, kurang kuat jalan kaki jarak jauh, juga mengalami luka bakar di bagian kakinya.

Para penerima bantuan itu umumnya warga Kabupaten Bandung.
Ketua Yayasan Baitul Al Khairiyah Bandung Hj. Nadia Bawazir mengatakan, seharusnya bantuan kursi roda itu dibagikan kepada warga penerima manfaat dengan cara mendatangi rumah masing-masing.

“Karena banyaknya kursi roda yang harus dibagikan sehingga masyarakat yang akan menerima bantuan dikumpulkan di Desa Tegalluar. Sebenarnya, kalau penerima bantuannya dua sampai tiga orang bisa diantar langsung ke rumah masing-masing,” kata Nadia.

Nadia berharap bantuan kursi roda itu bermanfaat bagi masyarakat. Selain kursi roda, kata Nadia, jika laporan penyaluran kursi roda ini bagus, pihak Kuwait akan memberikan bantuan lain, di antaranya rutilahu.

“Pemberian bantuan rutilahu harus selesai 100 persen. Soalnya, saya dituntut oleh pihak Kuwait harus selesai 100 persen,” katanya.

Sementara itu Anggota DPRD Provinsi Jabar H.M. Dadang Supriatna mengatakan, pemberian bantuan 50 kursi roda itu merupakan tahap pertama. “Ini masih banyak yang memohon bantuan kursi roda di tempat lain,” kata Dadang.

Ia berharap, masyarakat penerima bantuan kursi roda itu, bisa kembali sehat dan tidak lagi menggunakan kursi roda.

“Baru 50 orang yang terpenuhi kebutuhan kursi rodanya. Diharapkan kedepan ada bantuan tambahan lainnya,” katanya.

Selain merealisasikan bantuan kursi roda, Dadang pun berencana kembali bekerjasama dengan yayasan tersebut untuk mendatangkan bantuan perbaikan 1.000 rutilahu (rumah tidak layak huni) di Kabupaten Bandung dengan anggaran dari Kuwait.

Selain itu pelayanan pengobatan katarak dan bantuan sosial lainnya.

“Rencananya, dalam waktu dekat ini ada bantuan program rutilahu untuk 100 unit dengan anggaran Rp 20 juta per rutilahu. Diharapkan, selama 2020 ini bisa terealisasi bantuan perbaikan 1.000 rutilahu dari Kuwait,” katanya.

Ia mengatakan, di Kabupaten Bandung itu masih ada sekitar 27.000 rumah yang perlu mendapatkan bantuan, khususnya dalam perbaikan rutilahu. Sebelumnya mencapai 73.000 rutilahu.

Sementara itu, Kepala Desa Tegalluar Galih Hendrawan mengucapkan terima kasih kepada Yayasan
Baitul Al Khairiyah Bandung dan negara Kuwait yang sudah menyalurkan bantuan kursi roda.

“Karena masih banyak warga kami yang membutuhkan kursi roda. Diharapkan kursi roda ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Apalagi pihak yayasan bersama Pak Dadang Supriatna mentargetkan pada 2020 ini menyalurkan bantuan program rutilahu untuk 1.000 rumah,” katanya.

Di antara penerima bantuan kursi roda itu adalah Yosmar warga Kampung Gunung Leutik Desa Gunung Leutik Kecamatan Ciparay, Suningsih (62) dan Rahmawati (12) keduanya warga Kamoung Balekambang Desa Sukamaju Kecamatan Majalaya, Iyah Sukaryah (75) warga Bandung dan puluhan warga lainnya penerima bantuan kursi roda dari Kuwait. (F-15)***

Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close