HeadlinePoleksosbud

Muspika Cicalengka dan OPD Bahas Penanggulangan Ancaman Banjir di Kampung Saung Bale

Jajaran Muspika Cicalengka bersama sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan upaya penanggulangan ancaman banjir di Kampung Saung Bale RT 03/RW 05 Desa Narawita Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung, Selasa (14/1/2020).

Berdasarkan hasil assesment Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung yang turun langsung ke lapangan, sejumlah warga yang terdampak ancaman banjir yaitu 17 kepala keluarga, 16 rumah dan 53 jiwa.

Selain BPBD, dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Permukiman, Pertamanan dan Pertanahan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, dan OPD lainnya.

Aparatur kepala desa, RW dan RT pun turut mendampingi kunjungan kerja jajaran Muspika Cicalengka yang turut dihadiri perwakilan pihak perumahan Buana Cicalengka Raya (Buana Kassiti), pengembang perumahan yang ada di kawasan tersebut.

Camat Cicalengka H. Entang Kurnia mengatakan, warga di Kampung Saung Bale mengeluhkan aliran air pembuangan dari kawasan perumahan Buana Cicalengka Raya disaat memasuki musim hujan.

“Warga mengeluhkan aliran air pembuangan dari kawasan perumahan Buana Cicalengka Raya disaat turun hujan, sehingga mengakibatkan banjir,” kata Entang di sela-sela meninjau perkampungan tersebut.

Entang mengatakan, aliran air yang berasal dari perumahan dan mengalir di saluran drainase itu meluap dan menggenangi permukiman warga. Sehingga harus ada penataan drainase yang optimal.

Saluran drainase sepanjang 500 meter, lebar 110 cm dan kedalam 75 cm perlu ada penataan lanjutan.

“Kami berharap ada solusi terbaik untuk menanggulangi ancaman banjir dari aliran air yang berasal dari kawasan perumahan tersebut. Buangan air jangan sampai ke perumahan penduduk,” tutur Entang.

Pascakunjungan kerja ke lapangan itu, Entang berharap ada solusi penataan lingkungan kedepannya, mulai dari pelayanan kesehatan warga, penyediaan sarana air bersih.

Untuk itu, ia berharap para OPD terkait ikut andil dalam pembenahan kampung tersebut dari kondisi lingkungan yang kumuh.

“Untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, kita juga mengajak pihak Puskesmas Sawahlega,” katanya.

Ia berharap di kawasan kampung tersebut ada sarana untuk pemeriksaan/pelayanan kesehatan masyarakat, di antaranya penyediaan posyandu.

“Sementara ini warga yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan turun langsung ke RW 05 yang menjadi induk posyandu di Kampung Bangkonol. Kami berharap dari pihak kesehatan melakukan jemput bola dalam pelayanan kesehatan ke Kampung Saung Bale. Lebih bagus di kampung ini disiapkan posyandu,” paparnya.

Lebih lanjut Camat Cicalengka menuturkan, penataan tak hanya persoalan penanggulangan ancaman banjir saja dengan cara penataan drainase.

Ia berharap ada penataan akses jalan untuk amtivitas masyarakat di kampung tersebut.

“Saat ini akses masyarakat dari perumahan ke kampung tersebut jalan setapak. Warga berharap ada akses tersendiri, sehingga harus ada solusi dengan melibatkan pihak perumahan Buana Cicalengka Raya,” katanya.

Camat juga berharap ada upaya pelayanan air bersih di kampung tersebut, dan saat ini masyarakat mengambil air bersih ke sumber air dengan jarak yang cukup jauh meski kondisi airnya cukup bagus.

“Diupayakan di kampung di sini ada sarana air bersih,” harapnya.

Entang pun menuturkan ada beberapa rumah tidak layak huni yang urgen harus diperbaiki secara bertahap.

Di antaranya rumah milik Endi (30) dan Hadi (45) yang dihuni oleh 9 warga. Meski demikian, dari 16 rumah itu banyak yang perlu dibantu.

“Untuk membantu warga itu perlu ada solusi bagaimana pembagian kewenangan antara desa dengan pihak perumahan Buana Cicalengka Raya. Sudah ada kesanggupan dari pihak perumahan untuk ikut membantu menata,” katanya.

Sementara itu Penanggungjawab Perumahan Buana Cicalengka Raya Budi mengatakan, pihaknya siap menerima masukkan dari sejumlah pihak terkait antisipasi ancaman banjir di Kampung Saung Bale tersebut.

“Saluran drainase itu sudah masuk rencana untuk dilakukan perbaikan. Kebetulan saat ini diskusi masalah itu dan kita menerima dengan baik. Kita dari Buana Cicalengka Raya akan memperbaiki sepenuhnya saluran drainase itu,” kata Budi.

Terkait dengan akses jalan ke kampung tersebut, Budi mengatakan, awal mula perumahan itu dibangun, dari awal akses jalan sudah ada.

“Tak mungkin ditutup. Masih ada lahan terbuka, akses jalan menyesuaikan dan akan dibuatkan akses jalan senyaman mungkin,” ungkapnya.

Ia pun akan berupaya untuk membantu berbagai infrastruktur yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat, di antaranya berencana membantu pengadaan air bersih dan MCK.

Namun berbagai usulan warga itu akan dibahas di tingkat manajemen perumahan tersebut.

Namun terkait dengan saluran drainase, katanya, pihaknya berusaha untuk memperdalam dan mengeruk sedimentasi secara rutin.

Selain itu, di lokasi saluran pembuangan air dibuatkan beronjong sesuai dengan arahan dari Dinas Lingkungan Hidup.

“Kita juga akan menbuat penahan air dan kantong lumpur. Perbaikan saluran akan dilaksanakan sesegera mungkin.

Namun sebelumnya akan dilakukan pengajuan volume dalam pengerjaannya. Pengerjaan itu urgen dan kita antisipasi,” katanya. (F-15)***

Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close