HeadlineUmum

Kabag Organisasi : Struktur Organisasi RSUD, Dikembalikan ke Dinkes

SUMEDANG, (FORKOWAS).– Kabag Organisasi Setda Sumedang, Yanuarti Kania Dewi mengaku

sedang memproses terkait PP nomor 72 tahun 2019 tentang perubahan atas PP nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah khusus untuk dua lembaga yakni inspektorat dengan RSUD.

Untuk pelaporan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sumedang akan berubah lagi struktur organisasinya ke UPTD.

Nantinya termasuk pelaporan langsung di bawah Dinas Kesehatan dan untuk jabatannya sama eselon II B.

Segala urusan pelaporan tentu pada akhirnya akan ke bupati, tapi untuk keluhan atau apa pun harus di bawah koordinasi Dinkes.

Sekarang untuk rumah sakit terkait dengan pejabatnya yang dulu di sebut fungsional di kembalikan lagi ke struktural.

Dan, fungsional dokternya itu pun belum ada surat edaran, sementara edaranya harus di kaji ulang lagi.

Karena, untuk rumah sakit akan ada pertimbangan lebih lanjut lagi dan masih menunggu dari pusat.

“Rumah sakit itu aturannya akan diatur dalam perda. Namun, untuk inspektorat berbeda akan diatur cukup oleh perbup. Karena ada penambahan satu irban penanganannya khusus yakni lebih ke pencegahan korupsi,” ujarnya, Kamis 30 Januari 2020

Jadi yang akan didahulukan tahun ini fokus ke lembaga pengawasan dan pemeriksa yakni inspektorat.

Sedangkan untuk RSUD masih menunggu surat edaran walaupun pp nomor 72 tahun 2019 sudah ada perubahan atas PP nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah. (Iwan)***

Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close