Bewara JabarHeadline

A. Beni Triyadie : Pemohon KTP Akan Dilayani dengan Baik

FORKOWAS.com – Kabid PIAK Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumedang, A. Beni Triyadie mengatakan, sejak 26 Juni 2019 pendistribusian blanko KTP-el dari Pemerintah Pusat ke seluruh kabupaten/kota di Indonesia sudah terhenti.

Imbasnya, pemohon KTP-el pada 26 Juni 2019 hingga 31 Januari 2020, tidak dapat dicetak khususnya di Kabupaten Sumedang.

“Berdasarkan registrasi yang masuk ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sumedang, ada sekitar 40.000 permohonan KTP-el yang harus dicetak,” ucapnya.

Dikatakanya, mulai Februari 2020 pemerintah pusat sudah mulai mendistribusikan blangko KTP-el ke tiap- tiap kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Lanjut Beni, dengan diterimanya blanko KTP-el tersebut maka, mulai awal Februari 2020 ini sudah dilakukan pencetakan KTP-el yang terdiri dari Pemohon PRR/Wajib KTP pemula sebanyak kurang lebih 15.000 dan hampir 25.000.

Sisanya adalah pemohon KTP-el cetakan kedua (rusak, hilang dan perubahan data) yang selama ini di berikan Surat Keterangan pengganti KTP-el (SUKET).

“Dalam hal ini Sumedang menjadi proyek percontohan untuk percepatan pencetakan KTP-el,” tandasnya.

Masih kata Beni, bagi penduduk yang mengajukan permohonan KTP-el ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dari bulan Juni 2019 hingga Januari 2020 tidak perlu datang lagi ke dinas, karena hasil pencetakan KTP-el akan didistribusikan.

Dikatakan, aakan dimulai tanggal 6 Februari 2020 oleh PT. POS melalui program SIMPAY ARUM (Sistem Pelayanan Antar ke Rumah).

Selanjutnya, secara bertahap pendistribusian akan dilakukan sampai dengan akhir bulan, sehingga diharapkan akhir bulan Februari ini tunggakan sebanyak 40.000 dapat diselesaikan.

Bagi pemohon KTP-el yang mendaftar tanggal 3 Februari 2020 hingga 7 Februari 2020, permohonan KTP-el akan dicetak dan dapat diambil secara langsung oleh yang bersangkutan di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin 10 Februari 2020.

Maka, setelah tanggal 10 Februari 2020 setiap permohonan KTP-el hasilnya bisa diambil satu hari kemudian.

Misalnya pendaftaran tanggal 10 Februari maka KTP-el dapat diambil tanggal 11 Februari di Mal Pelayanan Publik (MPP).

Dikatakan, membutuhkan proses dan waktu dan pihaknya akan terus berusaha melayani dengan sepenuh hati dan terbaik bagi masyarakat. (Iwan)***

Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close