HeadlineUmum

Kampung Cijagra Bojongsoang Rawan Banjir

FORKOWAS.com – Kawasan permukiman di Kampung Cijagra Desa Bojongsoang Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, hingga Rabu (5/2/2020) belum terbebas dari ancaman banjir.

Pada Rabu ini, di kawasan tersebut kembali terjadi genangan air atau banjir dari luapan Sungai Citarum.

Kampung Cijagra yang berada di wilayah hukum Polsek Bojongsoang Polresta Bandung lokasinya berdekatan dengan aliran Sungai Citarum, bahkan berada di antara aliran Sungai Cikapundung.

Akibatnya, disaat memasuki musim hujan, warga yang bermukim di kawasan tersebut selalu dihantui perasaan waswas ancaman banjir. Beberapa waktu lalu, kawasan tersebut selama 3-5 hari tergenang banjir.

Menghadapi kerawanan kondisi lingkungan dari ancaman banjir, Kapolsek Bojongsoang Kompol Maman Suparman bersama jajarannya langsung turun ke lapangan untuk memantau genangan air di Kampung Cijagra.

Panit I Intel Ipda Asep Lesmana, Bhabinkamtibmas Desa Bojongsoang Bripka Ridwan Efendi dan Babinsa Dayeuhkolot Serka Ervin turut mendampingi Kapolsek Bojongsoang meninjau lokasi banjir.

“Dari hasil pemantauan di lapangan, daerah yang rawan tergenang banjir Kampung Cijagra RT 08/RW 10 Desa Bojongsoang. Jika dilihat dari letak geografisnya, daerah tersebut rawan banjir karena permukaan tanah yang terlihat rendah dan air Sungai Citarum dengan mudah meluap,” kata Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan melalui Kapolsek Bojongsoang Kompol Maman Suparman kepada wartawan di Bojongsoang.

Maman mengatakan, genangan banjir di Kampung Cijagra itu terjadi secara tiba-tiba karena derasnya aliran Sungai Citarum.

Diperkirakan sebelumnya, imbuh Maman, di wilayah timur Kabupaten Bandung yang meliputi Cicalengka, Cileunyi, Rancaekek dan daerah lainnya diguyur hujan deras. Sehingga intensitas debit air yang mengalir di Sungai Citarum mengalami kenaikan.

“Karena Kampung Cijagra berada pada aliran Sungai Citarum, sehingga rawan banjir disaat debit air mengalami peningkatan. Memang saya perhatikan kondisi arus sungai cukup besar,” katanya.
Maman mengatakan, melakukan pemantauan di lokasi banjir itu, untuk mengetahui kondisi warga yang terdampak banjir.

“Bilamana ada warga yang perlu dievakuasi langsung ditindaklanjuti dan berkordinasi dengan pihak Kecamatan Bojongsoang. Hal itu untuk mempersiapkan faslitas dampak banjir rutin tersebut,” ungkapnya.

Ia pun turut mengamati dampak banjir tersebut, diakibatkan adanya salah satu pintu air bendungan Cijagra di Sungai Citarum lama dalam keadaan tertutup.

“Melihat kondisi tersebut kemudian pintu bendungan dibuka yang akhirnya air genangan segera surut,” ucapnya. (F-15)***

Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close