Bewara JabarHeadline

Pagelaran Seni dan Budaya Akan Digelar di Semua Kecamatan di Sumedang

FORKOWAS.com – Kabid kebudayaan Disparbudpora Kabupaten Sumedang Ade Rohana melakukan silaturahmi bersama DPRD Kabupaten Sumedang Dudi Supardi juga Camat Jatinangor Syarif Efendi Badar serta tokoh seni dan budaya di Jatinangor Kamis 11 Juni 2020.

Dalam pertemuan tersebut kata Ade Rohana, ada beberapa program yang akan dilaksanakan terkait pagelaran seni dan budaya yang nantinya difasilitasi oleh Disparbudpora Kabupaten Sumedang.

“Kami hadir disini atas undangan Ade Setia Santana selaku calon pengurus paguyuban Seni Budaya Kecamatan Jatinangor,” ujarnya.

Pada awalnya Bupati Sumedang merencanakan Pagelaran Seni dan Budaya di Alun-alun Sumedang, namun dikarenakan ada wabah Covid-19 acara di rubah yakni dilaksanakan di setiap kecamatan.

Sehingga di 26 Kecamatan akan dilaksanakan pagelaran seni dan Budaya, guna menampilkan kreasi daerahnya masing masing.

“Kami sudah mengawali pagelaran seni dan budaya dilaksanakan pada tanggal 7 Juni di Kecamatan Pamulihan. Untuk Kecamatan Jatinangor sesuai jadwal yang sudah di agendakan awal Agustus,” tandasnya.

Kabupatenn Sumedang masuk kondisi AKB atau New Normal dan acara digelar di Kecamatan Pamulihan tetap menggunakan protokol kesehatan.

Walaupun situasi kurang mendukung namun anggaran pun harus dimanfaatkan sebaik mungkin, guna menunjang para seniman.

Selanjutnya kata Ade Rohana, Dimana selama masa PSBB para seniman tidak bisa mengekpresikan seni dan budaya masing masing daerah.

Maka dengan adanya pagelaran ini setidaknya dapat meningkatkan kembali perekonomian para seniman.

“Ini dalam rangka persiapan bagaimana menghadapi setelah kongres Dewan Kebudayaan yang tentunya akan dilanjutkan dengan pembentukan setiap komunitas budaya yang ada di setiap kecamatan,” ujarnya.

Ini akan jadi mitra baik bagi Pemerintah Kab. Sumedang dalam hal ini Dinas Pariwisata dan kebudayaan maupun juga mitra dari pada Dewan Kesenian Sumedang (DKS).

“Kegiatan ini adalah mengimplementasikan Perda nomor 1 tahun 2020 tentang Sumedang Puseur Budaya juga merupakan sinergitas antara beberapa unsur penting di kabupaten Sumedang,” ujarnya.

Juga wujud nyata Sumedang Simpati yakni menyejahterakan masyarakat dan terwujud dengan baik serta sesuai harapan.

“Sementara terkait SOP AKB dalam pelaksanaan pagelaran sejauh ini masih di godok terutama konten konten terkait pagelaran, festival, cathering, WO dan MC,” kata Ade Rohana

Insya Allah besok ada pertemuan dengan para WO materinya sedang disiapkan.

“Kita pahami bersama dampak Covid-19 sangat berat bagi perekonomian sehingga pemerintah mengantisipasi guna mendorong para seniman ada istilah sunda ”sasiereun sabeuyeureun” para seniman biar ada pemasukan jangan sampai tidak sama sekali,” pungkasnya. (Ceng)***

Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close