HeadlineUmum

Bercocok Tanam Sistem Tumpangsari, Solusi Saat Pandemi Corona

FORKOWAS.com – Pada saat pandemi Covid-19, sejumlah petani di Kabupaten Sumedang mengakali cara bertani dengan sistem tumpangsari.

Meskipun pada saat ini produksi pertanian kurang memuaskan, tapi petani tetap semangat.

“Sistem tumpangsari di dalam menanam sayuran hasilnya cukup optimal,” ujar Aseng dari Champion Cabe Kabupaten Sumedang.

Ia menuturkan, jadi ketika bercocok tanaman cabai dan harga menurun kita tanam sayuran yang lain.

Jadi dalam satu hektar tanaman cabai maka disana bisa sekaligus menanam kol, tomat, kubis, bawang daun, bawang merah dan sebagainya.

Karena budidaya cabai bisa di tumpang sari dengan tanaman yang jangka waktu ke panennya cukup pendek.

Sehingga, sebelum cabai panen maka bisa mendapatkan hasil dari tanaman yang usianya lebih pendek untuk dipanen.

Setidaknya dengan tumpang sari petani tidak terlalu merugi ketika harga salah satu jensi sayuran anjlok.

“Kita sudah bahas dengan para petani untuk bersabar menghadapi situasi pandemi. Karena pemerintah pun tidak tinggal diam,” ujarnya. (Ceng)***

Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close