Bewara JabarHeadline

Kapasitas Pengelola BUMDes se-Jatinangor Ditingkatkan

FORKOWAS.com – Upaya memaksimalkan laporan keuangan dan tertib administrasi, sebanyak 37 pengurus Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dari 12 desa se Kecamatan Jatinangor diberikan pelatihan peningkatan kapasitas pengurus Bumdes di Hotel Jatinangor Desa Cibeusi, kemarin.

Ketua Pelaksana yang juga Kasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Kecamatan Jatinangor, Agus Sobarna, S.Sos. M.T., mengatakan pelatihan ini bertujuan agar pengelola Bumdes ditiap desa mampu membuat laporan keuangan dan studi kelayakan usaha di Bumdes masing-masing.

“Penyusunan laporan keuangan itu meliputi neraca, laporan laba rugi, buku besar dan lain-lain. Intinya agar tertib administrasi dan mampu menyusun Laporan Keuangan yang baik, tidak asal asalan membuat neraca,” ucapnya.

Agus menambahkan, tak sedikit Bumdes yang gulung tikar karena laporan keuangannya yang tidak jelas. Seperti asal membuat neraca dan laporan keluar masuk uang.

Sehingga, diharapkan pelatihan ini memberikan wawasan kepada pengelola Bumdes.

Tak hanya itu, lanjut Agus, pelatihan ini pun membahas masalah studi kelayakan usaha.

Artinya, apakah usaha yang akan dijalankan oleh Bumdes kayak secara bisnis atau tidak atau akan menguntungkan atau tidak dan patut dipertahankan.

Semisal, jika usahanya tidak memberikan laba, dan tidak berkembang, maka wajib ditutup.

“Jenis usaha yang sedang dijalankan di masing-masing desa, beda-beda. Seperti di Desa Hegarmanah, pengelolaan air bersih, sampah, dan air minum dalam kemasan. Ini sudah berjalan dan akan di perbantukan ke Bumdes lainnya,” ujarnya.

Kemudian di Desa Cikeruh, ada jenis usaha di bidang pertanian sarana produksi tani, pupuk dan garam, dan lain lain. Semua itu akan dicek laporan keuangan nya dan neraca di buku besar apakah untung atau rugi.

“Bumdes sendiri saat ini dibiayai oleh pemerintah desa, dari dana desa dan dana lainnya yang dituangkan dalam APBDes. Jadi harus benar-benar pengelolaan keuangannya karena menggunakan uang negara,” tuturnya.

Seperti diketahui, acara pelatihan laporan keuangan Bumdes ini dihadiri 37 orang dari 12 Desa se-Kecamatan Jatinangor, dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang yang diwakili Kabid Pemberdayaan Masyarakat, Khaidir Gumilar, S.STP., M.Si., Nurhayat, S.STP, kasi Usaha Ekonomi Masyarakat dan dari Forum Bumdes Kabupaten Sumedang.

“Kemudian perwakilan dari akademisi LPPM IKOPIN, Institute Bumdes yang diwakili oleh Dr. Eka Setiajatnika, S.E., M.Si, Mochamad Ardi, S.E. M.A.B, danĀ  Fitriana Dewi Sumaryana, S.E., M.A.B.,” ujarnya. (Ceng)***

Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close