HeadlineUmum

Dinkes Sumedang Luncurkan Buku Kesehatan Ibu dan Anak

FORKOWAS.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang melaksanakan kegiatan orientasi buku kesehatan Ibu dan anak bagi lintas sektor percepatan perbaikan gizi untuk penanggulangan stunting.

Acara bertempat di Hotel Hanjuang Hegar Cimalaka Kabupaten Sumedang, Rabu 30 September 2020.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang Nia Sukaeni mengataka itu salah satu upaya pemerintah dalam menurunkan kematian ibu dan bayi juga stunting.

“Prigramnya melalui buku soal kegiatan orientasi kesehatan ibu dan anak. Di dalam isi buku tersebut sudah begitu gamblang sebagai bahan edukasi dan konseling,” ujarnya.

Ia menuturkan, isi dalam buku panduan tersebut mulai dari halaman pertama sampai terakhir terkait pemeriksaan ibu hamil dan tindakan-tindakan apabila memang ibu hamil tersebut atau ibu nifas tersebut beresiko.

“Sehingga harus diwaspai dan mendapatkan penanganan lebih lanjut ke tingkat yang lebih tinggi yakni dirujuk ke dokter spesialis kandungan,” tandasnya.

Dikatakannya, sebenarnya buku panduan yang lam dengan yang baru hampir sama namun ada beberapa tambahan yakni terkait pemeriksaan ibu hamil yang awalnya 4 kali selama kehamilan.

“Namun sekarang jadi 6 kali itu harus ada sentuhan dari dokter di Puskesmas maupun atau dokter spesialis, juga ada beberapa tambahan terkait pelayanan kesehatan ibu hamil, yang awalnya 5 T terus berubah lagi menjadi 7 T, dan sekarang harus 10 T itu yang harus dipenuhi oleh seorang ibu hamil,” jelasnya.

Lanjut ia, pelayanan yang harus diberikan oleh tenaga kesehatan kepada ibu hamil adalah 10 T, terkait dengan pemeriksaan tensi atau tekanan darah, tablet tambah darah tatalaksana kasus, konseling harus diperoleh oleh ibu hami.

Sementara itu ketua TP. PKK Kabupaten Sumedang Hj. Susi Gantini Dony Ahmad Munir mengatakan, Orientasi Buku Panduan ini sangat penting sekali untuk terus kita sosialisasikan kepada masyarakat.

Dimana di dalamnya itu materinya sangat komprehensif sangat komplit sekali dari mulai ibu hamil kemudian melahirkan, Nifas sampai bagaimana kita mempersiapkan anak-anak kita untuk kedepannya di usia 1 sampai 5 tahun itu semuanya ada di dalam buku tersebut.

Ia menuturkan, pihaknya harus terus sosialisasi kepada masyarakat guna memberikan edukasi, sehingga setiap ibu-ibu, betul-betul mempersiapkan anaknya dengan baik.

“Sehingga nanti kita akan menghasilkan generasi yang kuat Sehat cerdas kedepannya dengan memahami buku panduan ini, ketika kehamilan adalah masa-masa emergency dan lain sebagainya kita lebih cepat tanggap,” tandasnya.

Dikatakannya, pihaknya berharap semuanya bisa memahami materi-materi tersebut, mari bersama-sama mengawal menyosialisasikannya.

Pihaknya bersama PKK terus mensosialisasikan melalui kegiatan Posyandu dan di kegiatan di lapangan sudah berjalan mungkin harus kita lebih efektif kan lagi, pihaknya mengajak seluruh elemen guna bergabung mendukung Program Pemerintah sehingga bisa tercapai generasi yang sehat.

“Menghadapi permasalahan kita harus sama-sama tidak bisa hanya oleh Pemerintah, kita harus bersinergi untuk membantu menangani permasalahan yang ada di lapangan supaya tidak terlalu banyak terjadi kematian ibu dan bayi dan contoh kasus-kasus Stunting yang ada di Kabupaten Sumedang,” pungkasnya. ***

Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close