HeadlineUmum

Diskominfosanditik Sumedang, Terapkan Tranformasi Digital Pemerintahan Desa

FORKOWAS.com – Diskominfosanditik Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan Tranformasi Digital Pemerintahan Desa di Aula Kecamatan Pamulihan, Kab. Sumedang Kamis (1/10).

Sekretaris Diskominfosanditik Kabupaten Sumedang, Kemal Indri mengatakan kegiatan tersebut membahas terkait transformasi digital pemerintahan desa.

“Sesuai dengan Program Bupati Sumedang dan Wakil Bupati Sumedang, mulai bulan Oktober ini memberikan pemahaman administrasi pemerintahan di desa kemudian layanan publik berbasis digital,” ujarnya.

Ia menuturkan, contohnya, nanti untuk pelayanan publik di Desa buat surat keterangan, masyarakat tidak perlu datang ke kantor desa, cukup lewat WA nanti dijawab oleh mesin.

“Misalkan buat keterangan domisili, kemudian Kepala Desa cek di aplikasi lalu di tanda tangani secara elektronik,” tandasnya.

Dikatakanya, maka dokumen langsung jadi, itukan sangat mudah dan Masayarakatpun lebih dipermudah.

“Kemudian terkait SAKIP Desa, Sumedang adalah satu-satunya Kabupaten yang membuat Sakip Desa, dan itu semua sudah dibuat Aplikasinya,” ungkapnya.

Selanjutnya Kata Kemal, ada tiga hal yakni target penurunan kemiskinan, kemudian Stunting dan layanan masyarakat, itu semua berbasis digital.

“Semuanya sudah dipersiapkan, jadi hari ini dalam surat edaran Bupati setiap perangkat Daerah, Dinas, Kecamatan, Kelurahan dan Desa dihimbau menggunakan surat digital,” tegasnya.

Dijelaskannya, sekarang Kecamatan ketika sudah bisa buat surat digital, langsung masuk ke Akun nya Kepala Desa, jadi ketika ada pengiriman surat ke Kecamatan atau Dinas, sudah tidak perlu lagi ini pakai kertas.

“Untuk sarana dan prasarana pada dasarnya itu sudah siap, karena semua Server ada Diskominfo dan sekarang tidak ada lagi server di kecamatan,” ungkapnya.

Kemal menerangkan, syarat dan sistem pemerintahan secara elektronik harus ada di instansi yang menangani Kominfo.

“Kendalanya dipastikan masalah literasi digital biasanya ketika peralihan dari Manual ke Digital akan jadi lebih ribet,” paparnya.

Dikatakanya, Padahal sebetulnya Aplikasinya sangat mudah, tidak lebih sulit dari WA, bahkan pihaknya sudah bikin grup WA dengan Desa, apabila ada kesulitan tinggal kordinasi.

“Apalagi Tahun 2021 semua server di Pemda itu harus satu data Nasional di kementerian,” tegasnya.

Pihaknya berharap kedepannya sesuai keinginan Bupati Sumedang bahwa Sumedang akan menjadi Kabupaten digital digital Regent, dengan targetnya di Tahun 2023 itu setidaknya Sumedang bisa menyalip Kabupaten Banyuwangi. (Ceng)***

Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close