HeadlineUmum

Dongkrak Penilaian SAKIP, Pertemuan Pos KB

FORKOWAS.com – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumedang genjot upaya Sistem Akuntabilitas Kinerja Pegawai (SAKIP), dengan menggelar pertemuan di Sabusu Jatinangor.

Pada pertemuan Pos KB dibagi lima wilayah, yakni di Sumedang wilayah Barat ada tiga UPT Pamulihan, Tanjungsari serta Jatinangor, semua ada enam kecamatan.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumedang Ani Gestapiani melalui Sekretaris Moch. Lungsur Jungjunan didampingi UPTD Pengendalian Penduduk Wilayah Jatinangor Yusuf Ruhendi mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk mendongkrak penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Pegawai (SAKIP), karena penilaiannya ada dua indikator.

“Dua indikator itu yaitu TFR dan Kemandirian Keluarga, namun terkait TFR pihaknya kesulitan data, sementara ukuran keberhasilan KB itu ada diTotal atau Total Fertility Rate (TFR),” ujarnya.

Ia menuturkan, dimana idealnya, harus mencapai dua. Artinya, setiap ibu melahirkan itu rata rata dua. Namun ternyata data TFR yang susah karena tingkat SDKI nya level Jawa Barat, tidak bisa dipakai ukuran.

“Sehingga SAKIP kita yang tadinya berusaha menurun malah naik, karena mengukurnya menggunakan yang propinsi itu yang jadi masalah,” katanya.

Dikatakanya, untuk kemandiriannya yakni jumlah Pra KS dan Keluarga Sejahtera (KS) 1, dan ini harus dinterveni juga biar bisa menurun juga membantu pemerintah daerah guna mengentaskan kemiskinan.

“Sehingga pihaknya berusaha dengan pertemuan ini bertujuan agar memperoleh data yang akurat tentang TFT dimana nantinya ada survei dan pendataan Pra Ks dan Ks 1,” ungkapnya.

Selanjutnya kata Moch.Lungsur Junjunan, Dimana pihaknya berkeinginan punya data basis berapa sasaran kelompok  PKB, berapa sasaran kelompok BKR, dan berapa sasaran untuk lansia.

“Apabila nanti disasar semua bisa menurunkan Pra Keluarga Sejahtera (KS) dan KS 1. Terget utama adalah pihaknya ingin memperoleh data yang akurat dan pihaknya ingin punya TFR sendiri,” katanya.

Sehingga nanti Kata Junjunan, setiap UPT,  PLKB, Kader dan Pos KB dapat lebih bekerja keras, ini tugas yang sangat berat dimana mereka harus mencari data secara dor to dor.

“Sumedang wilayah barat mobilitas penduduknya sangat tinggi dan pendataannya harus dipertajam,” tandasnya.

Dikarakan, sasaran keluarganya itu ada yang pendatang dimana banyak yang tidak menetap itu yang paling berat. (Ceng)***

Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close