Bewara JabarHeadline

Wakil Rakyat Tinjau Drainase Penyebab Banjir di Jatinangor

FORKOWAS.com – Pasca banjir menerjang Jatinangor pada Kamis (4/3/2021), DPRD Kabupaten Sumedang Fraksi Golkar, Asep Kurnia dan Dudi Supardi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) bersama Forkopimcam Jatinangor meninjau sejumlah titik salura air yang mengakibatkan banjir, Jumat 5 Maret 2021.

Terpantau, DPRD dan Forkopimcam Jatinangor mendatangi saluran air yang dianggap sebagai penyebab banjir.

Sementara, menurut Asep Kurnia anggota DPRD Kabupaten Sumedang dari Fraksi Golkar mengatakan bahwa drainase yang ada di sekitar lintasan air dari wilayah Unpad (Universitas Padjajaran) dan ITB (Institut Teknologi Bandung) tidak memadai untuk dapat menyalurkan air dengan baik.

Sehingga perlu segera dilakukan normalisasi atau perbaikan.

“Ada saluran yang benar-benar mampet bahkan tidak nyambung saluran dari atas ke bawahnya tiba-tiba ketutup,” ujarnya.

Dikatakan, tertutupnya saluran air tersebut dikarenakan ada yang memang rusak serta ada juga yang diakibatkan oleh ulah manusia.

Apabila tidak segera dilakukan normalisasi terhadap drainase yang bermasalah, maka dapat berpotensi terjainya luapan air kembali.

“Saya pikir hujan besar lagi saja pasti terjadi lagi. Oleh karena itu, kami mendorong segeralah (dilakukan perbaikan),” tandasnya.

Selanjutnya, kata Asep Kurnia, nengenai lokasi saluran air yang mengalami gangguan, Asep telah lakukan pengecekan bersama pihak Kecamatan Jatinangor dan meminta agar pihak terkait segera lakukan perbaikan.

“Hari ini kita sudah langsung melihat situasi di lapangan seperti apa, dan segera dilakukan perbaikan oleh pihak terkait,” ucapnya.

Lalau lanjut ia, untuk pihak yang harus bertanggungjawab terkait saluran air yang bermasalah, ia menjelaskan bahwa mengenai hal itu yang merasa bertanggungjawab agar segera lakukan perbaikan.

“Saya pikir itu tidak pada posisi siapa yang bertanggungjawab, tapi segera itu lakukan perbaikan. Yang bertanggungjawab untuk melakukan perbaikan, segeralah lakukan perbaikan. Kita akan mendorong itu,” tegasnya.

Asep Kurnia menuturkan bahwa pihak provinsi harus bergerak cepat menangani permasalah saluran air di wilayah Kecamatan Jatinangor.

“Saya pikir, apa yang sudah terjadi kemarin di Sanur, gerak cepatnya provinsi harus dilakukan juga disini. Karena kalau engga bisa kejadian (banjir) lagi disini,” pungkasnya.***

Laporan: Enceng Syarif

Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close