Bewara JabarHeadline

Relokasi Warga Terdampak Longsor Cimanggung, Kapan ?

FORKOWAS.com – Pegiat Lingkungan Gelap Nyawang Nusantara (GNN) terus mengingatkan Pemkab Sumedang untuk secepatnya merealisasikan relokasi warga yang terdampak longsor di Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang, Kamis 25 Maret 2021.

Hal tersebut diutarakan oleh Pendiri Gelap Nyawang Nusantara (GNN) dan juga pembina Incu Buyut Peduli Dijatinangor (Ibu Djati) Asep Riyadi.

Dikatakan, sangat krusial sekali, dimana warga yang terdampak longsor tidak ada kepastian kapan direlokasi.

“Wajar jika Pemdes Cihanjuang mempertanyakan karena mereka garda terdepan Pemerintah yang akan didesak oleh warganya,” kata dia.

Dalam waktu hampir tiga bulan, mereka seolah ditelantarkan oleh Pemda Sumedang.

Karena, terlalu banyak opini dan wacana yang di siapkan, tanpa ada rasa empati dan keseriusan atas nasib para korban bencana.

Dikatakanya, saya sangat sangat prihatin, semestinya kebijakan secara nyata yang secepatnya di ambil, agar ada kepastian hukum bagi para korban, dan menjadi dasar bagi Intitusi terkait lainnya untuk secepatnya mengambil tindakan.

“Contohnya PUPR bagaimana mau membangunkan insprastruktur nya kalau tidak ada payung hukum yang Rill di buat oleh Pemda Sumedang, terus ATR BPN RI, bagaimana mau memberikan hak pengganti atas lahan yang hilang tersebut, kalau dasar hukum dari Pemdanya berupa penetapan Lokasi nya tidak ada,” tandasnya.

Selanjutnya kata Asep Riyadi, sekali lagi saya memohon, secepatnya semua kebijakan dasar hukum tersebut diterbitkan oleh pada Sumedang, dan jangan lupa, korban jiwa itu sodara kita, bukan binatang.

“Dorong proses hukumnya agar tidak meniadi presenden buruk atas ketidak pedulian dari pemerintah Sumedang dan pembiaran terhadap semua pelaku kejahatan bencana longsor Cimanggung,” pungkasnya. (Enceng S)***

Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close