Bewara JabarHeadline

Covid-19, Tempat Wisata Cipacet Tutup Sementara

FORKOWAS.com – Wisata alam Cipacet di Desa Genteng, Kecamatan Sukasari menjadi destinasi pariwisata unggulan di Sumedang.

Sebelum pandemi, wisata alam yang belum lama dioperasikan itu, terpantau menjadi tujuan wisata idaman para wisatawan lokal di Jawa Barat.

Beralasan, karena disana para pengunjung dimanjakan dengan suguhan keindahan alam yang alami dan tampak merasa nyaman.

Wisata alam Cipacet kini ditutup sementara akibat menekan penyebaran corona.

Disana terdapat beberapa spot seperti objek selfie, rumah hobit, rumah pohon, permadani, plyng fox, kolam renang dengan tiket terusan.

“Harga tiket masuk dengan sistem terusan, kami anggap cukup terjangkau yakni hanya Rp 10 tibu,” ujar pengelola Wisata Alam Cipacet, Syahid Nur Ali, Rabu 21 Juli 2021.

Alhamdulillah, dulu sebelum ada wabah pandemi Covid-19 pengunjung pun mulai ramai berdatangan.

“Disini pengunjung bisa menggelar acara makan-makan atau menikmati keindahan alam,” katanya.

Menurutnya, wisata alam Cipacet sudah lama dikenal dan kini mulai dikembangkan atas kerja sama warga sekitar hutan dengan Perhutani.

“Wisata alam Cipacet memakan lahan seluas enam hektare dan luasan itu sesuai dengan perjanjian kerjasama dengan Perhutani,” ucapnya.

Yang jelas, kata dia, kini masih dalam penataan dan sedang membangun beberapa titik spot atau wahana.

“Menuju wisata alam Cipacet, bisa menggunakan angkutan pedesaan jurusan Genteng-Tanjungsari dengan jarak tempuh sekira belasan menit dari alun-alun Tanjungsari atau sekitar 7 Km,” ucapnya.

Namun, dulu biasanya pengunjung yang datang pada hari libur, sebelumnya berjalan kaki atau jalan sehat sembari menikmati keasrian alam wilayah Sukasari.

“Cukup berkesan, setelah kita mintai pendapat para pengunjung. Hanya saja, akses jalan ke wilayah Desa Genteng yang memang perlu ada perbaikan, tampaknya itu yang dikeluhkan pendatang,” ujarnya. ***

 

 

 

Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close