HeadlineKriminal

Polisi Tetapkan Yana ‘Cadas Pangeran’ Jadi Tersangka

Rekayasa Dilakukan untuk Kebohongan Saja

FORKOWAS.com – Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago menyebutkan Yana sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 14 Ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana.

Menurutnya, Yana diduga melakukan tindakan untuk menghindari permasalaan yang dihadapi keluarga dan dirinya.

Namun, dirinya melakukan rekayasa sehingga seolah-olah telah terjadi tindakan pidana terhadap yang bersangkutan.

“Mengapa saudara Yana melakukan kegiatan atau rekayasa kejadian seperti itu, untuk menghindari permasalahan pribadinya. Baik itu yang ada di tempat kerjanya, maupun masalah-masalah di keluarganya,” ucap dia.

Dalam hal ini, kepolisian beserta instansi-instansi terkait sudah menghabiskan energi, menghabiskan pikiran, maupun tenaga.

“Kita tetap responsive apabila adapermasalahan menyangkut kehidupan yang ada di masyarakat,” ujar dia.

Kepolisian tidak melihat itu, tapi tetap responsive.

“Integritas kita, kita harus lakukan ini. Karena Polri memang bertugas untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Dan, ini berkat kerjasama dari instansi yang terkait,” ujarnya.

Seperti yang tadi disampaikan, kata dia, ada TNI, BPBD, semua perlengkapan yang mereka miliki dikeluarkan untuk mencari dengan alasan ada suatu pristiwa pidana yang dialami oleh saudara Yana.

“Seolah-olah yang bersangkutan didorong ke jurang. Yang nanti kemungkinan akan menyebabkan kematian olehnya,” ujar Kombes Pol Erdi A Chaniago di Mapolres Sumedang, Senin, 22 November 2021.

Dikatakan, setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh Polres Sumedang, Yana akhirnya mengakui jika perbuatannya tersebut hanya akal-akalannya saja.

“Setelah saudara Yana dilakukan pemeriksaan, yang tadi saya sampaikan; ada masalah dengan keluarga, ada masalah di dalam pekerjaannya dan yang bersangkutan sendiri akhirnya mengakui bahwa ini akal-akalan dirinya saja, yang semata-mata hanya untuk menghindari dari permasalahan dirinya baik di pekerjaanya maupun di keluarganya.” ucap dia.

Namun dengan rangkain peristiwa atau rangkaian perbuatan yang dia lakukan yang seolah-olah ada kriminalisasi atau dia merasa seolah dia merasa ada suatu perbuatan pidana yang terjadi atau yang dialami oleh yang bersangkutan.

“Dari hasil gelar perkara penyidik Polres Sumedang yang bersangkutan saudara Yana ditetapkan sebagai tersangka. Pasal yang dilanggar yaitu pasal 14 ayat 2 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana,” katanya.

Kabid mengatakan, barang siapa menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan, yang dapat menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, sedangkan ia patut dapat menyangka bahwa berita atau pemberitahuan itu adalah bohong, dihukum dengan penjara setinggi-tingginya tiga tahun.

“Kita menerapkan pasal ini berkaitan yang bersangkutan sudah memahami bahwa rencana-rencana dibuat oleh Saudara Yana tersebut dengan secara sadar dilakukan untuk kebohongan saja,” tuturnya.

Dia telah merakayasa perbuatan untuk menarik simpati dari masyarakat dan keluarganya dengan tujuan menghindari permasalahannya. ***

Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close